Cerita CEO Arema Melewati Masa Sulit di Liga 1

Daviq Umar Al Faruq    •    10 Desember 2018 13:32 WIB
liga 1 indonesia
Cerita CEO Arema Melewati Masa Sulit di Liga 1
CEO Arema FC, Iwan Budianto. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Malang: Arema FC menutup musim 2018 dengan finis di posisi enam. Total, Singo Edan mengemas 50 poin pada klasemen akhir Liga Indonesia 1 2018. 

"Tahun ini kita tutup pertandingan ke-34 dengan happy ending. Kita ada di peringkat enam besar sekarang," kata CEO Arema FC, Iwan Budianto.

Iwan mengaku, manajemen hanya menargetkan Arema untuk mampu keluar dari zona degradasi pada putaran kedua. Namun tim kebanggaan Arek Malang ini ternyata justru mampu naik ke papan atas.

"Alhamdulillah pemain bisa memberikan lebih dari apa yang kita ekspektasikan," sambungnya.

Selain itu, Iwan mengaku bahwa musim ini adalah pertama kalinya manajemen Arema mampu memberikan hak-hak pemain tanpa telat satu hari pun. Jadwal pembayaran gaji pemain tidak pernah lebih dari tanggal 25-30 setiap bulannya.

Baca: Hamka: Semoga Sriwijaya Cepat Kembali ke Liga 1


"Ini mungkin baru tahun pertama. Di masa tahun 2012 -- 2013 ketika banyak pemain bintang di sini terus kemudian banyak premi finansial yang kita dapat dari pihak ketiga toh kita tetep masih sempat satu bulan terlambat gaji," tutur Iwan.

Arema sempat mendapatkan sejumlah masalah di ajang Liga 1. Salah satunya adalah hukuman larangan menggelar laga tanpa penonton dari PSSI. Dengan adanya sanksi itu, pendapatan Arema menurun drastis.

"Tidak sedikit musibah yang kita hadapi, mulai dari pengosongan tribun timur setelah pertandingan home lawan Persib yang kita terima dua pertandingan. Kemudian yang terakhir, lima pertandingan tanpa penonton itu cukup mengganggu cash flow manajemen tapi alhamdulillah kita bisa lewati itu," pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Pelatih Persija Sebut Tak Mudah Meraih Gelar Juara


(ASM)


Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar
Persiapan Piala AFF U-22

Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar

8 hours Ago

Indra Sjafri membantah bahwa Timnas U-22 akan beruji coba melawan Persija Jakarta dan Persebaya…

BERITA LAINNYA
Video /