Gede: Masyarakat Harus Berani Laporkan Praktik Pengaturan Skor

M. Rizky Adhestian    •    01 Desember 2018 08:53 WIB
Pengaturan Skor Sepak Bola
Gede: Masyarakat Harus Berani Laporkan Praktik Pengaturan Skor
Direktur Utama Persija Jakarta, I Gede Widiade (dua dari kiri) saat menghadiri diskusi sepak bola yang digagas wartawan sepak bola Indonesia (Foto: medcom.id/Rendy Renuki)

Jakarta: Direktur Utama Persija Jakarta, I Gede Widiade, mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan bukti-bukti praktik pengaturan skor. Ia menyebut masyarakat bisa menggunakan skema "class action" untuk berperang melawan tindakan kriminal tersebut.

"Kalau misalnya PSSI tidak berani, masyarakat saja yang membuat aduan," kata Gede dalam diskusi yang digelar di Jakarta, Jumat 30 November, dikutip Antara.

Dalam hal ini, sesungguhnya Gede menyindir langkah PSSI dalam menangani masalah pengaturan skor (match fixing) itu sendiri. Induk sepak bola Indonesia itu dinilai gagal membuat para pelakunya jera.

Baca: Nama PSS Sleman Disebut dalam Kasus Pengaturan Skor, Pelatih: Silakan Diusut!

Pasalnya, Gede terang-terangan mengatakan pengaturan skor seperti masalah akut dalam sepak bola Indonesia. Namun, ia berpendapat jika penanganan hukum permasalahan ini terkesan lamban. 

Kasus pengaturan skor mulai mencuat lagi di sejumlah pertandingan sepak bola nasional, terutama di Liga 2. Salah satunya, menyeret laga Madura FC kontra PSS Sleman pada babak delapan besar Liga 2.

Kala itu, manajer Madura FC, Januar Herwanto, mengakui menjadi korban match fixing. Ia diminta mengalah oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat, pada pertandingan melawan PSS.(ANT)




(ASM)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

20 hours Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /