Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) 2017

Jawaban Ketum PSSI atas Buruknya Stadion Harapan Bangsa

Kautsar Halim    •    07 Desember 2017 00:01 WIB
timnas indonesia
Jawaban Ketum PSSI atas Buruknya Stadion Harapan Bangsa
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) menyalami penonton seusai melihat pertandingan 16 besar Liga 2 antara kesebelasan PSMS melawan PSIS Semarang di Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (7/10). (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

Jakarta: Ketum PSSI, Edy Rahmayadi, mengomentari kualitas stadion Harapan Bangsa yang dijadikan tuan rumah turnamen Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) 2017. Ia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa karena lapangan di stadion itu dianggapnya sudah yang paling bagus di Aceh.

Perhelatan Tsunami Cup berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, selama lima hari (2-6 Desember). Lapangan di stadion itu sudah diguyur hujan sejak hari pertama penyelenggaraan dan mengganggu jalannya laga hingga turnamen berakhir.

Pelatih Mongolia yang timnya dikalahkan Indonesia dengan skor, 3-2, sempat mengutarakan kekecewaan atas buruknya lapangan di Stadion Harapan Bangsa. Selain itu, Luis Milla yang menjadi pelatih timnas Indonesia mengeluhkan lapangan yang becek membuat para pemainnya rentan cedera.


Klik: Komentar Ketum PSSI atas Buruknya Stadion Harapan Bangsa


Edy tidak bisa membantah berbagai keluhan yang disampaikan semua pihak, termasuk para pelatih dari tiap tim peserta. Ia hanya berharap lapangan Stadion Harapan Bangsa itu bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah di masa mendatang.

"Susah juga saya mengomentari lapangan di Aceh. Soalnya itu lapangan terbaik kami di Aceh. Jangankan Mongolia, yang jaga sapi saja juga tahu dan ikut mengkritik lapangan tersebut," ujar Edy  di Makostrad, Gambir, Jakarta Rabu (6/12/2017).

"Tapi hanya lapangan itu yang kami miliki dan kami banggakan. Doakan saja besok rumputnya tidak begitu lagi. Saya yakin Pak Menpora sudah lihat lapangan itu (Stadion Harapan Bangsa). Pasalnya, salah satu regulasi dalam pembenahan infrastruktur itu tanggung jawab pemerintah," lanjutnya.


Klik: Pelajaran yang Dipetik Milla usai Timnas Gagal Juarai Tsunami Cup


Timnas Indonesia selaku tuan rumah gagal menjadi juara di ajang Tsunami Cup. Mereka harus terima finis di urutan kedua karena dikalahkan Kyrgizstan dengan skor tipis 0-1 pada laga pamungkas, Rabu 6 Desember. Sebelum ditaklukkan Kyrgyzstan, Indonesia berhasil menaklukkan Mongolia dan Brunei Darussalam. 




(ACF)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

12 hours Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /