Liga 1 Indonesia 2018

Seluruh Klub Liga 1 Minta Publik Mempercayai Edy Rahmayadi

Daviq Umar Al Faruq    •    30 September 2018 23:33 WIB
persibpersijaliga 1 indonesia
Seluruh Klub Liga 1 Minta Publik Mempercayai Edy Rahmayadi
Manajer dari 18 klub Liga Indonesia 1 mendeklarasikan ikrar bertemakan #RivalitasTanpaMembunuh di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 29 September 2018. (Foto: Daviq/Medcom.id)

Malang: Beberapa waktu belakangan ini, beredar petisi yang meminta Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, untuk menanggalkan jabatannya. Petisi itu muncul tidak lama setelah  insiden kematian pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirila, yang tewas dikeroyok oknum suporter Persib Bandung.

Dalam petisi yang beredar di dunia maya tersebut, Edy dituntut mundur karena dianggap tidak becus menjalankan dua jabatan besar secara bersamaan, yakni sebagai Ketum PSSI dan Gubernur Sumatera Utara. Bagi sekitar 60 ribu netizen yang menandatangani petisi itu, lebih baik Edy melepas jabatan sebagai Ketum PSSI.

Tuntutan para netizen tidak sembarangan dilontarkan. Pasalnya, terdapat Surat Edaran Mendagri Nomor 800/148/sj 2012 tanggal 17 Januari 2012 tentang Larangan Perangkapan Jabatan Kepala Daerah dan/atau Wakil Kepala Daerah pada Kepengurusan KONI, PSSI, Klub Sepakbola Profesional dan Amatir, serta Jabatan Publik dan Jabatan Struktural. 

Klik: Timnas U-16 Pede Hadapi Australia

Menanggapi hal tersebut, Juru bicara 18 klub Liga 1 Indonesia, Haruna Soemitro, meminta agar masyarakat seharusnya menghargai keputusan kongres. Sebab, Edy adalah Ketua PSSI yang terpilih secara adil.

"Percayakan pada kami bahwa kami akan membuat evaluasi pada kongres yang sah," kata Haruna di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (29/9/2018).

Pria yang juga Manajer Madura United itu menyayangkan sikap masyarakat yang selalu meminta Edy mundur dari jabatannya. Menurutnya dia, tuntutan masyarakat tersebut kurang tepat.

"Setiap ada kejadian, selalu Ketua PSSI diminta mundur. Saya ingin semua pihak menghargai mekanisme kongres. Percayakan kongres dan beri kepercayaan Pak Edy. Kami percaya tim pencari fakta dan komdis PSSItelah mengambil langkah maju untuk efek jera ini," tutup Haruna.

Klik: Timnas U-16 Bertekat Rebut Poin Penuh dari Vietnam

Seperti diketahui, manajer dari 18 klub Liga Indonesia 1 mendeklarasikan ikrar bertemakan #RivalitasTanpaMembunuh di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 29 September 2018. Ikrar ini dibacakan sebelum laga amal Arema FC kontra Madura United dimulai. Salah satu tujuan dibacakannya ikrar itu adalah untuk menunjukkan rasa simpati Haringga yang tewas mengenaskan.

18 perwakilan klub itu berasal dari Arema FC, Madura United, Persib Bandung, PSM Makassar, Bali United, Persija Jakarta, Bhayangkara FC, Barito Putera, Persipura Jayapura, Borneo FC, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, Mitra Kukar, Sriwijaya FC, PSIS Semarang, PS Tira, Perseru Serui, dan PSSM Medan.

 


(KAU)


Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

4 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /