Liga 2 Indonesia 2018

Pelatih Mengaku Paling Bersalah atas Kegagalan Persita

Kautsar Halim    •    04 Desember 2018 19:27 WIB
liga 2 indonesia
Pelatih Mengaku Paling Bersalah atas Kegagalan Persita
Pelatih Persita Tangerang, Wiganda Saputra. (Foto: Medcom.id/Zam)

Bogor: Pelatih Persita Tangerang Wiganda Saputra mengaku menjadi pihak yang paling bersalah atas kegagalan timnya ke Liga 1 Indonesia 2019. Itu terjadi karena dia kesulitan untuk memilih pemain yang bakal diturunkan pada laga penentu.

Penentuan pemilik tiket Liga 1 yang masih tersisa terjadi dalam laga perebutan juara ketiga Liga 2 Indonesia kontra Kalteng Putra di Stadion Pakansari, Selasa 4 Desember. Saat itu, Persita harus mengakui kekalahan dengan skor 0-2. 

Kalteng yang nyaris tidak mendapat dukungan langsung dari para suporternya sudah unggul dua gol lebih dulu pada babak pertama. Masing-masing golnya dicetak Dendi Agustan Maulana (menit ke-12) dan I Made Adi Wirahadi (menit ke-19).

Baca: Hantam Persita, Kalteng Putra Naik Kasta ke Liga 1

Persita sudah berupaya tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan pada babak kedua. Selain itu, jatah tiga pergantian pemain juga sudah dihabiskan. Tapi, gol balasan tak kunjung tercipta hingga laga berakhir karena penyelesaian akhir yang buruk.

Dijelaskan Wiganda, timnya memang tidak tampil maksimal karena adanya beberapa pemain kunci yang masih cedera. Tapi, dia sendiri tidak berani ambil risiko untuk mengganti pemain yang kurang fit tersebut. Atas dasar itu, Wiganda merasa menjadi pihak yang paling bersalah. 

Adittia Gigis Hermawan dan Heru Setyawan dikatakan Wiganda merupakan pemain pelapis yang terpaksa dia turunkan sebagai starter. Karena tidak ada perkembangan, keduanya digantikan oleh Egi Melgiansyah dan Ade Jantra Lukmana yang kondisinya kurang bugar.

Baca: Wasit Bali United vs Persija Dinilai Menyalahi Aturan FIFA 

"Saya adalah pihak yang paling merasa tidak enak atas kekalahan ini. Mungkin ini adalah kesalahan pribadi karena saya terlalu memaksakan pemain yang sempat sesak napas (Egy Melgiansyah) pada beberapa waktu lalu," kata Wiganda dalam jumpa pers seusai laga.

"Tapi, Egy memang harus dimainkan karena saya butuh pemain seperti dia. Heru dan Adittia ini masih muda jadi mereka seperti panik ketika diserang," tambahnya. 

Dengan hasil ini, artinya Kalteng Putra berhak menemani Semen Padang dan PSS Slemen yang sudah menyegel tiket Liga 1 lebih dulu. Pendekar Cisadane--julukan Persita harus terima berjuang lewat Liga 2 lagi pada musim 2019.


Video: Menghitung Peluang Juara antara Persija vs PSM

 


(PAT)


Vietnam Juara Piala AFF 2018

Vietnam Juara Piala AFF 2018

1 day Ago

Vietnam sukses menekuk Malaysia 1-0 di lek kedua Final Piala AFF 2018. Hasil ini memastikan Vie…

BERITA LAINNYA
Video /