Evaluasi Timnas U-19

Kalah dari Korsel dan Malaysia, Indra Sjafri: Itu Percobaan Strategi

Gregah Nurikhsani Estuning    •    08 November 2017 20:23 WIB
timnas u-19timnas indonesia
Kalah dari Korsel dan Malaysia, Indra Sjafri: Itu Percobaan Strategi
Skuat Timnas U-19 saat latihan di Gianyar, Bali. (Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelatih kepala timnas U-19, Indra Sjafri meminta maaf atas penampilan buruk timnya di ajang kualfikasi Piala Asia U-19 beberapa waktu lalu. Terutama, kala Garuda Nusantara dibungkam Korea Selatan dan Malaysia. Ia mengaku jika event tersebut hanya merupakan ajang uji strategi.

Beruntung bagi coach Indra, timnas U-19 tetap lolos ke Piala Asia 2018 karena sejatinya Indonesia berstatus sebagai tuan rumah. Oleh karenanya, keikutsertaan Egy Maulana Vikri di fase kualifikasi tak lebih dari sekadar menjaga kompetensi skuat Merah Putih.

Timnas U-19 terdampar di posisi ketiga klasemen akhir Grup F Kualifikasi Piala Asia U-19. Padahal mereka sempat menampilkan permainan apik di dua laga perdana, yakni mengalahkan Brunei Darussalam dan Timor Leste dengan skor 5-0.

Sayang, perubahan taktik, strategi, dan rotasi pemain di dua laga berikutnya, yakni melawan Korsel dan Malaysia menjadi buah simalakama bagi coach Indra. Banyak publik lantas mempertanyakan motivasi pemain di atas lapangan dan keseriusan mereka di ajang tersebut.
 

Baca: Bantai Malaysia, Korsel U-19 Keluar sebagai Juara Grup


"Dua partai kami lalui dengan mulus ketika menang atas Brunei Darussalam dan Timor Leste. Lawan Korea Selatan, kondisi anak-anak waktu itu sudah siap tempur 100 persen, hanya memang harus diakui lawan mampu menerapkan strategi dengan amat baik," ucap Indra Sjafri dalam catatan daring pribadinya.

"Sama halnya ketika kami menghadapi Malaysia. Fokus utama saya adalah melakukan percobaan strategi sesering mungkin, termasuk dengan mengistirahatkan Egy dan Rafli Mursalim," lanjutnya.

Coach Indra mencoba menekankan kepada pemain-pemainnya bahwa tak ada satu pun yang aman. Artinya, akan ada sistem promosi-degradasi pemain.
 

Baca: Kata Pelatih Malaysia U-19 Usai Dibantai Korea Selatan


"Saya sudah pernah katakan bahwa kami akan mencoba segala kemungkinan formasi. Selain itu, saya ingin berpesan kepada anak-anak bahwa tak ada satu pun dari mereka yang aman di tim ini," sambung coach Indra.

"Semua pemain bisa digantikan oleh pemain lain, dan itu yang sedang pertimbangkan setelah kualifikasi ini," tandasnya lagi.

Tidak lupa, coach Indra juga meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap pendukung timnas. Ia berjanji akan melakukan evaluasi secepatnya dengan jajaran pelatih dan juga PSSI.

"Dengan segenap ketulusan, saya tetap meminta doa kepada masyarakat Indonesia untuk kesuksesan timnas ini," pungkasnya.

Video: Mental Egy Maulana Cs Dituntut Seperti Era Evan Dimas
 


(KAU)

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG
Liga Champions 2017--2018

Ronaldo: Real Madrid Tidak Takut PSG

1 day Ago

Cristiano Ronaldo menegaskan dia dan rekan setimnya tidak takut jika harus berhadapan dengan Pa…

BERITA LAINNYA
Video /