Kasus Pengaturan Skor Sudah Masuk Ranah Komisi Disiplin

Riyan Ferdianto    •    30 November 2018 12:11 WIB
liga indonesia
Kasus Pengaturan Skor Sudah Masuk Ranah Komisi Disiplin
Wakil Ketua PSSI Joko Driyono (Foto Antara/WAHYU PUTRO A)

Jakarta: Wakil Ketua PSSI Joko Driyono angkat bicara mengenai isu pengaturan skor yang terjadi di persepakbolaan Indonesia. Joko bilang, isu pengaturan skor sudah masuk ranah Komite Disiplin (Komdis) PSSI. 

"Fokus kami saat ini memerangi kasus pengaturan skor. Kami berkomitmen memerangi lewat komisi disiplin, setiap kesalahan tidak bisa dihindari dari hukum,"kata Joko Driyono lewat sambungan telepon kepada medcom.id, Jumat 30 November 2018. 

Lebih lanjut, pria yang karib disapa Jokdri itu mengajak semua kalangan memerangi dan bertindak tegas kepada para mafia persepakbolaan Indonesia. Masyarakat, kata Jokdri harus ikut membasmi kasus pengaturan skor di Indonesia. 

Klik di sini: Kalahkan Dudelange, AC Milan Buka Peluang ke 32 Besar

"Pengaturan skor, suap dan apapun yang tidak sesuai dengan sepak bola itu adalah hal tabu, tidak hanya PSSI, tapi semua pihak harus ikut perangi hal ini,"sambungnya. 

"Seharusnya, sepak bola harus selalu menjunjung tinggi sportivitas dan tim memproleh kemenangan yang terbaik,"tegas Jokdri.

Isu pengaturan skor kembali mencuat di persepakbolaan Indonesia. Tepatnya dalam pertandingan delapan besar Liga 2 Indonesia 2018, Madura FC kontra PSS Sleman, Senin 12 November. 

Hal tersebut sempat diungkapkan oleh Manajer Madura FC Januar Herwanto dalam salah satu acara talkshow di televisi nasional. Ia mengaku diminta mengalah dari PSS oleh salah satu anggota exco PSSI bernama Hidayat. 

Video: Bursa Pelatih Timnas Indonesia
 


(ASM)