Arema vs Persib Bandung

Posko Pengaduan Korban Kericuhan di Malang Dibuka Sampai 5 Hari

Daviq Umar Al Faruq    •    17 April 2018 11:22 WIB
liga 1 indonesia
Posko Pengaduan Korban Kericuhan di Malang Dibuka Sampai 5 Hari
Laga Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang diwarnai aksi kerusuhan oknum suporter,. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Malang: Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris mengatakan, posko pengaduan korban kericuhan suporter saat laga Arema FC melawan Persib Bandung, Minggu 15 April 2018, bakal dibuka dalam beberapa hari.

"Posko rencananya akan dibuka menyesuaikan sampai tidak ada laporan lagi. Kurang lebih 3-5 hari. Semoga teman-teman yang belum tertangani segera melapor ke kami," kata Haris kepada awak media, Senin 16 April 2018.

Arema FC membuka posko pengaduan korban kericuhan di dua tempat yakni di Kantor Arema FC di Jalan Mayjen Panjaitan nomor 42 Kota Malang dan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

"Sudah ada tiga orang yang melapor. Ada yang penjual dari Tulungagung. Dia bilang tidak bisa pulang sehingga minta bantuan transportasi dan langsung kita kasih," tutur Haris.

Baca: Respons Komdis PSSI soal Kericuhan Suporter di Malang


Haris menambahkan, beberapa korban yang dirawat di rumah sakit telah pulang ke rumahnya masing-masing. Namun, ada sebagian yang masih harus menjalani penanganan intensif.

"Kami sudah melakukan komunikasi kepada keluarga korban apabila ada kuintansi pengobatan bisa dikomunikasikan kepada manajemen dan akan kita tangani serta ganti," tegasnya.

Baca: Keputusan PT LIB soal Laga Arema vs Persib


Haris mewakili menajemen Arema meminta maaf atas kejadian yang tidak diinginkan tersebut.  "Karena Arema banyak kalah dan pada laga itu draw. Kekecewaan itu terakumulasi sehingga pada malam itu suporter meluapkan emosinya setelah laga pertandingan," jelasnya.

Lalu, masuknya ratusan oknum suporter ke lapangan tak lepas dari ketidakpuasan beberapa keputusan wasit saat memimpin pertandingan.

"Tidak puas dengan wasit sehingga mengejar wasit. Akhirnya dalam pengejaran itu massa yang banyak itu berjubel-jubel dan berlarian. Sehingga banyak korban kena injak-injak atau jatuh," pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: PT LIB Belum Putuskan Hukuman untuk Arema FC


(ASM)


Giggs Mengaku tak Masalah jika Bale Jadi Cadangan di Madrid
Jelang Real Madrid vs Liverpool

Giggs Mengaku tak Masalah jika Bale Jadi Cadangan di Madrid

1 hour Ago

Nasib Gareth Bale di skuat utama Real Madrid untuk final Liga Champions Minggu 27 Mei dini hari…

BERITA LAINNYA
Video /