Sepak Bola

Putra dari Rudy William Keltjes Latih Persid Jember

Kusbandono    •    05 Maret 2018 23:36 WIB
bolaliga indonesia
Putra dari Rudy William Keltjes Latih Persid Jember
Steven Keltjes-Medcom.id/Kusbandono

Jember: Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah itu sepertinya mengena pada sosok Steven Keltjes, pelatih muda berusia 33 tahun, yang mengikuti jejak sang ayah, Rudy William Keltjes, menukangi klub sepak bola. Rudy seperti kita kenal pernah melatih sejumlah klub, seperti Persebaya Surabaya, Persekap Pasuruan, Persijap Jepara hingga PSM Makassar. Rudy juga menjadi asisten Indra Sjafri saat Tim U-19 meraih juara AFF.

Menapak karir dari bawah, Steven resmi menjadi pelatih baru klub Persid Jember, yang bertarung di Liga 3. Pasca pemusatan latihan di Kawah Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, empat hari, Persid Jember pun mulai menggelar latihan perdana di Stadion Utama Jember Sport Garden (JSG) Ajung, Senin 5 Maret 2018 sore tadi.
        
“Memang sebenarnya saya sudah akan (melatih, Red) di tim PON Jatim. Tetapi sama Opa (Rudy William Keltjes, Red), saya diminta untuk membantu Persid Jember,” tutur Steven saat ditanya Medcom.id tentang alasannya bersedia menukangi Persid. 

Baca juga: Untung Rugi Jadwal Liga Molor Versi Juara Bertahan

Sebelumnya, Steven juga ikut membantu sang ayah, Rudy Keltjes, saat melakukan seleksi pemain Persid pertengahan Februari lalu. Dalam latihan perdana sore tadi, Rudy Keltjes ikut memantau latihan yang diberikan ke anaknya tersebut.

Menurut Steven, sang ayah sangat antusias melihat materi pemain Persid sejak seleksi beberapa waktu lalu. “Jember sebenarnya punya potensi pemain yang luar biasa. Makanya Opa bilang, selama 33 tahun melatih, baru kali ini melihat ada potensi pemain yang luar biasa,” jelas pelatih berusia 33 tahun ini.

Di hari pertama latihan, dari pantauan Medcom.id, terlihat tim pelatih banyak memberikan porsi dasar bermain sepak bola, seperti passing dan sentuhan kontrol bola. 

“Saya lihat sejak awal, sentuhan pertama anak-anak ini masih banyak yang salah. Padahal dalam sepak bola sekarang tidak perlu. Terima bola, kontrol, langsung menghadap ke orang yang dituju,” tutur Steven.

Baca juga: Bhayangkara tak Targetkan Juara di Jakajaya 2018

Steven secara bertahap akan banyak membenahi dasar permainan skuad Persid. 

“Makanya saya minta anak-anak untuk buka pergerakannya, ada awareness, waspada. Kepala harus selalu memperhatikan kondisi di sekelilingnya,” ujar pria yang pernah memperkuat tim Indonesia U-20 itu.

Steven mengakui, pihaknya diburu waktu untuk terus membenahi permainan anak asuhnya. Pasalnya, kick-off Liga 3 sudah dimulai pada awal April 2018 mendatang. 

“Waktu 28 hari sebenarnya masih sangat kurang ideal. Makanya, mulai dari sekarang kita akan rangkum materi latihan, lebih banyak ke teknik dan taktik,” tutur pria kelahiran Surabaya itu.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Persipura Dapat Kucuran Dana Rp10 M
 


(RIZ)


Video /