Bima Sakti: Luis Milla Sangat Ingin Kembali ke Indonesia

Kautsar Halim    •    08 September 2018 23:09 WIB
timnas u-23timnas indonesia
Bima Sakti: Luis Milla Sangat Ingin Kembali ke Indonesia
Kebersamaan Bima Sakti dan Luis Milla saat mengawal salah satu laga timnas U-23. (MI/ROMMY PUJIANTO)

Jakarta: Pelatih sementara timnas Indonesia, Bima Sakti, membeberkan bahwa Luis Milla masih tertarik bekerja di Tanah Air. Oleh karena itu, ia berharap agar permasalahannya dengan PSSI bisa cepat rampung.  

Bima sudah bekerja sebagai asisten pelatih semenjak Milla didatangkan dari Spanyol untuk mengangkat prestasi timnas Indonesia pada Januari 2017 silam. Keduanya baru terpisahkan setelah timnas U-23 gugur di babak 16 besar Asian Games 2018.

Milla sempat dianggap gagal karena Garuda Muda tidak memenuhi target finis empat besar di ajang Asian Games 2018. Setelah itu, dia memilih kembali ke Spanyol karena merasa kontrak kerjanya tidak diperpanjang.

Klik: Bisa Repot Jika Sekjen PSSI Gagal Kembalikan Luis Milla!

Namun, hasil rapat Exco PSSI yang terselenggara pada akhir Agustus lalu berbicara lain. Kontrak mantan penggawa Barcelona dan Real Madrid itu malah diputuskan bakal diperpanjang selama setahun.

Kendala lain mulai muncul selepas adanya kabar perpanjangan kontrak. Milla malah diinformasikan ogah kembali karena gajinya selama tiga bulan yang mencapai 6,9 miliar belum dibayarkan oleh PSSI.

Bima sebagai salah satu orang terdekat tidak bisa berkomentar banyak tentang gaji Milla yang mandek. Namun katanya, Milla bakal kembali ke Indonesia apabila permasalahannya dengan PSSI sudah rampung.

Klik: Luis Milla Tetap Bantu Timnas Indonesia Hadapi Mauritius

"Masalah gaji saya enggak tahu. Soalnya itu urusan PSSI. Dia (Milla) cukup terbuka dan biarlah itu dibicarakan baik-baik. Sepertinya, kedua belah pihak (PSSI dan Milla) sama-sama saling menunggu. Semoga ada titik temu di antara mereka," ujar Bima kepada medcom.id lewat sambungan telepon, Sabtu (8/9/2018). 

"Kalau obrolan terakhir dengan saya, dia (Milla) ingin sekali datang lagi ke sini. Dia ingin melihat perkembangan atmosfer sepak bola Indonesia, kompetisinya dan lain-lain. Pokoknya, dia sangat cinta dengan Indonesia karena karakter orang-orangnya beda dan enggak pernah ditemui di negara lain," lanjut Bima.  

Terdapat beberapa hal yang membuat Milla tetap dipertahankan. Beberapa di antaranya karena program pengembangan sepak bolanya sudah terlanjur berjalan dan timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi turnamen Piala AFF pada 8 November mendatang. Selain itu, PSSI juga menganggap Milla berhasil meningkatkan kualitas timnas U-23. 




(KAU)