Liga 1 Indonesia 2017

Tagih Janji PT LIB, 15 Klub Liga 1 Ancam Mogok Main

Krisna Octavianus    •    04 Oktober 2017 16:40 WIB
liga 1 indonesia 2017
Tagih Janji PT LIB, 15 Klub Liga 1 Ancam Mogok Main
Perwakilan 15 klub PSSI yang mengancam akan melakukan aksi mogok bermain apabila tidak ada jawaban dari PT LIB terkait tuntutan mereka (Foto: MTVN/Krisna Octavianus)

Metrotvnews.com, Jakarta: 15 klub Liga 1 Indonesia berharap mendapatkan jawaban dari PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) soal aspek bisnis, legal, dan teknis. Mereka bahkan mengancam akan mogok berkompetisi, jika PT LIB tidak memberikan jawaban jelas dalam waktu 14 hari ke depan.

 Sebelumnya, 15 klub yang dimaksud adalah Arema FC, Barito Putra, Bhayangkara FC, Madura United, Mitra Kukar, Persegres Gresik, Persela Lamongan, Perseru, Persiba, Persija, Persipura, PSM Makassar, Borneo FC, Semen Padang, dan Sriwijaya FC. Mereka menuntut PT LIB karena sejauh ini tidak ada transparansi soal ketiga aspek di atas yang disebutkan.

15 klub diwakili oleh Gede Widiade (Persija), Syarifudin (Barito Putra), Bento Madubun (Persipura), dan Ahmad Haris (Sriwijaya) mengadakan jumpa pers di Blooming, Fx Sudirman, Rabu 4 Oktober siang WIB. Ke-15 klub merasa tidak ada itikad baik soal apa yang sebelum kompetisi dijanjikan. Misalnya, terkait rating televsi dan pembagiannya, serta regulasi penggunaan pemain U-23 dan lainnya.
 

Baca: Fachrudin & Milovanovic Absen, MU Boyong Dua Pemain Muda ke Padang


"Sebenarnya ini kegiatan biasa check and balace antara operator dan orang yang melaksanakan kegiatan. Di awal kompetisi, sebelum dimulai ada pertemuan-pertemuan dari pemilik klub. Saat itu belum ada operator," ujar Gede dalam konferensi pers.

"Ada beberapa komitmen awal sangat menggembirakan. Karena berbeda dengan lainnya. Awalnya dijanjikan keterbukaan, jaminan hukum, transparansi. Semua kita setujui," lanjutnya.

"PT LIB mengundang kami, kami rasa kurang sempurna dalam hal evaluasi. Kurang memenuhi harapan kami dari 15 tim ini. Aspeknya tidak jauh-jauh," sambung Gede.

Selain itu, surat perjanjian hukum yang sebelum awal kompetisi ditandatangani pihak klub tidak dikembalikan oleh PT LIB, itu juga membuat ke-15 klub gerah. Maka dari itu, mereka membuat tuntutan agar dalam 14 hari PT LIB memberikan jawaban terkait tuntutan mereka, jika tidak mereka akan berhenti sementara dari kompetisi.
 

Baca juga: Menpora Dorong Sepak Bola Wanita Lakukan Lompatan


"Kami sudah undang LIB untuk berdiskusi, tapi niat ini tidak ditanggapi oleh karena itu kami melakukan ini. Jadinya kami melakukan ini karena tidak ada saluran yang baik. Berpijak dari tata kelola sepak bola nasional yang diinginkan Edy Rahmayadi dan Presiden Joko Widodo," kata Bento Madubun.

Apabila dalam waktu 14 hari hal terpenting bagi kami adalah perjanjian antara klub dan PT LIb. Apabila LIB tidak mengembalikan perjanjian yg sudah kami serahkan awal kompeisi, kami 15 klub sepakat berhenti berkompetisi sementara waktu. Apabila mereka mengembalikan, kami akan berbicara lebih lanjut," sambungnya.

"Jika tidak ada, kami pikirkan langkah selanjutnya. Apakah berhenti atau sementara, kami pikirkan. Kami masih respect dengan LIB, makanya kami berikan dua minggu adalah waktu yang panjang. Apapun yang kami sampaikan karena ingin tata kelola sepak bola nasional lebih baik," tutupnya.

Ke-15 klub yang tergabung dalam Forum Klub Profesional Sepak bola Indonesia ini juga terbuka untuk tim yang lain yang merasa senasib dengan mereka. Sementara itu, tiga klub Liga 1 yang sejauh ini tidak bergabung adalah PS TNI, Persib, dan Bali United.

Video: Hadapi Kamboja, Timnas Indonesia Turunkan Kekuatan Penuh
 




(ACF)

Mourinho Kagumi Bek Benfica
Liga Champions 2017--2018

Mourinho Kagumi Bek Benfica

2 hours Ago

Kesetiaan Luisao membuat pelatih Manchester United Jose Mourinho kagum. Ia memuji penampilan be…

BERITA LAINNYA
Video /