Persela Siapkan Saddil untuk Lawan Arema

Daviq Umar Al Faruq    •    07 November 2018 18:51 WIB
timnas indonesiapiala aff
Persela Siapkan Saddil untuk Lawan Arema
Pemain Timnas Indonesia U19 Saddil Ramdani melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Arab Saudi U19 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (10/10). ANTARA FOTO/Sigid Kurniaw

Lamongan: Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso mengungkapkan bahwa Saddil Ramdani tak akan dibawa saat timnya melawan Mitra Kukar dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2018, di Stadion Aji Imbut, Kutai Kartanegara, Jumat, 9 November 2018 mendatang.

"Kalau pun Saddil kembali kesini (dari Jakarta), kemungkinan besar dia juga tidak akan saya bawa ke Mitra Kukar. Mending dia persiapan di sini (Lamongan)," kata Aji Santoso, Rabu, 7 November 2018.

Aji mengaku pemain berusia 19 tahun itu lebih baik dipersiapkan untuk laga setelah melawan Mitra Kukar. Yakni saat menjamu Arema FC di Stadion Surajaya, Lamongan, pada 16 November 2018 mendatang.

"Kalau memang, Saddil tidak dipakai di timnas (untuk Piala AFF 2018), dia bisa melakukan persiapan laga home lawan Arema di sini (Lamongan)," ungkap Aji Santoso.

Sebelumnya Polres Lamongan mengabulkan penangguhan penahanan Saddil pada Senin 5 November 2018 lalu. Sebelumnya, Saddil dilaporkan atas kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial, ASL.

Pelatih asal Malang ini menambahkan Saddil saat ini sedang tidak berada dalam kondisi terbaiknya karena baru saja berurusan dengan masalah hukum. Sehingga, Aji tak mau memaksakan Saddil untuk bermain melawan Mitra Kukar.

"Menurut saya itu akan lebih baik, karena kondisinya nggak fit," pungkas Aji Santoso.

Sebelumnya diberitakan, pemain Persela Lamongan, Saddil Ramdani ditahan atas dugaan kasus penganiayaan terhadap mantan pacarnya, ASL. Penganiayaan dilakukan di belakang mes Persela pada Rabu, 31 Oktober 2018.

Kejadian bermula saat ASL mendatangi Saddil di mes Persela di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Lamongan sekitar pukul 18.30 WIB, dua hari lalu. Mereka bertemu di area belakang mes. ASL meminta handphone miliknya yang dibawa Saddil.

Setelah dikembalikan, cekcok terjadi antara Saddil dengan ASL. Beberapa saat kemudian Saddil masuk ke mes. ASL berusaha menghalangi dengan menggedor-gedor pintu mes.

Saddil memukul perempuan berusia 19 tahun tersebut. ASL mengalami luka robek pada bawah mata kanan. Atas kejadian itu, Saddil disangkakan tindak pidana Penganiayaan atau Penganiayaan Ringan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHP atau pasal 352 KUHP.


(DEN)


Piala AFF 2018: Statistik Indonesia vs Timor Leste
Penyisihan Grup B Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Statistik Indonesia vs Timor Leste

10 minutes Ago

Bermain di hadapan publik sendiri, Indonesia memang pantas menang atas Timor Leste, setidaknya …

BERITA LAINNYA
Video /