Insiden Suporter Meninggal Dunia

PSSI Harusnya Beri Penjelasan Atas Sanksi Laga Persib Vs Persija

M. Rizky Adhestian    •    02 Oktober 2018 19:26 WIB
bolapersijapersib bandungliga 1 indonesia
PSSI Harusnya Beri Penjelasan Atas Sanksi Laga Persib Vs Persija
Suporter Persib. (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Jakarta: Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengeluarkan sanksi-sanksi menyusul insiden pada laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta, Ahad 23 September 2018 lalu. Hanya saja, acuan pada sanksi-sanksi tersebut dinilai belum jelas.

Hal tersebut dikemukakan pengamat sepak bola dari Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali. Ia merasa, seharusnya Komdis PSSI memberi sosialisasi terkait landasan hukum atas sanksi-sanksi yang dijatuhkan.

Terlebih, Akmal menyoroti Tim Pencari fakta (TPF) yang dibuat PSSI guna menyelediki kasus-kasus yang terjadi di laga klasik tersebut. Ia meminta adanya transparansi terkait apakah TPF sudah memberikan rekomendasi kepada Komdis atau belum.

Baca juga: Persib Berencana Mengajukan Banding ke PSSI

"Ini seperti mobil balap. Di satu sisi ada Tim Pencari Fakta. Di satu sisi Komdis sudah mencuri start duluan untuk kasus Persib vs Persija. Jadi untuk apa kemudian dibuat Tim Pencari Fakta. Tim Pencari Fakta kan ditugasi lima hari untuk berikan rekomendasi kepada PSSI dan Komdis," kata Akmal saat diwawancarai tim Medcom.id, Selasa 2 Oktober 2018.

"Nah, entah ini Tim Pencari Fakta sudah memberikan rekomendasi atau belum? Ini kan tidak jelas. Kalau lima hari kan harusnya sampai besok, itu yang pertama."

"Kedua, Komdis harusnya memberi sosialisasi terkait hukuman yang dijatuhkan. Hukumannya itu berdasarkan kode etik pasal berapa, ayat berapa. Jadi semua terungkap jelas," lanjut dia.

PSSI menjatuhkan hukuman larangan bertanding di Pulau Jawa, bagi Persib yang akan bermain di Kalimantan, hingga akhir musim 2018--2019. Selain itu Maung Bandung akan menjalani laga tanpa suporter sejak awal musim 2019--2020 hingga pertengahan musim.

Video: Suporter Bola di Indramayu Gelar Deklarasi Damai
 


(RIZ)


Video /