Aksi Save Rohingya

Anggota DPR Sebut Koreografi Bobotoh Bentuk Solidaritas

Gervin Nathaniel Purba    •    15 September 2017 18:53 WIB
berita dpr
Anggota DPR Sebut Koreografi Bobotoh Bentuk Solidaritas
Suporter Persib Bandung membuat koreografi saat pertandingan melawan Semen Padang FC, Sabtu (9/9/2017). Antara Foto/Fahrul Jayadiputra/Spt/17

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi X DPR Ledia Hanifa Amaliah mempertanyakan keputusan PSSI mendenda Persib, klub sepak bola Kota Bandung, karena koreografi Bobotoh mendukung etnis Rohingya.
Menurut Ledia, aksi Bobotoh tersebut merupakan bukti mereka punya solidaritas kemanusiaan.

"Saya perlu mengingatkan PSSI, apa sih inti sebenarnya dari event olahraga? Untuk menjunjung tinggi sportivitas dan solidaritas bukan? Maka, aksi koreografi Save Rohingya adalah bukti bahwa Bobotoh punya solidaritas kemanusiaan. Solidaritas pada sebuah aksi kekerasan yang melanggar hak asasi manusia," kata Ledia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat 15 September 2017.

Klik: Bobotoh Galang Dana Koin Rp50 Juta untuk Bayar Sanksi PSSI

Ledia meminta PSSI tidak gegabah dalam menjatuhkan sanksi. Menurutnya, PSSI terlalu gampang mengaitkan aksi solidaritas ini sebagai tindakan politis dan SARA.

Krisis Rohingya, lanjut Ledia, sudah menjadi isu internasional. Berbagai negara sudah menunjukkan kecaman resmi, bahkan badan dunia PBB juga secara tegas memandang kasus Rohingya sebagai pembantaian etnis, yang lingkupnya adalah kejahatan atas kemanusiaan.

Karena itu, kata Ledia, tidak sepatutnya PSSI menganggap koreografi Bobotoh sebagai aksi politik dan SARA.

"Sila kedua Pancasila 'Kemanusiaan yang Adil dan Beradab' telah menegaskan kebeperihakan kita akan perlunya menegakkan keadilan kemanusiaan. Kalau PSSI menganggap aksi solidaritas kemanusiaan sebagai kesalahan, apa ini bukan berarti PSSI tengah menciderai nilai-nilai Pancasila?" ujar anggota DPR daerah pemilihan Kota Bandung dan Cimahi itu.

Ledia mendesak PSSI segera mencabut keputusan denda tersebut. Baginya keberpihakan dan solidaritas pada penegakan kemanusiaan yang adil dan beradab bukan kesalahan.

"Justru kalau PSSI bersikeras dengan keputusannya akan membuat orang bertanya, sebenarnya PSSI mau menunjukkan keberpihakan pada apa dengan mengganggap aksi koreografi Save Rohingya sebagai kesalahan?" pungkasnya.





(TRK)

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo
Jelang Napoli vs Shakhtar Donetsk

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo

8 hours Ago

Napoli dijadwalkan bentrok kontra Donetsk untuk memainkan matchday kelima Liga Champions 2017--…

BERITA LAINNYA
Video /