IJSL 2017

Metro Kukusan dan Villa 2000 Bersaing Ketat pada Pekan Perdana IJSL 2017

Kautsar Halim    •    12 Mei 2017 07:41 WIB
pembinaan pemain muda
Metro Kukusan dan Villa 2000 Bersaing Ketat pada Pekan Perdana IJSL 2017
Suasana pertandingan IJSL 2017. (Foto; Metrotvnews.com/ Kautsar Halim)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pekan pertama Indonesia Junior Soccer League (IJSL) kategori U-12 Grup Putih telah selesai dilakukan. Perhelatannya berlangsung di Lapangan Sepak Bola GOR Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis 11 Mei. 

Sama seperti perhelatan pekan perdana U-12 Grup Merah yang rampung beberapa hari sebelumnya, pekan pertama Grup Putih juga mempertemukan 20 tim. Masing-masing tim mendapat jatah tiga kali bertanding untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. 

Sejatinya, terdapat dua tim yang berhasil mengumpulkan poin sempurna atau selalu menang dalam tiga kesempatan bertanding, yakni Metro Kukusan dan Villa 2000. Namun, Metro Kukusan berhak berada di puncak klasemen karena berhasil unggul lewat selisih gol.

Baca: Grup Putih IJSL 2017 Gelar Pekan Perdana 


Tiga tim yang dikalahkan Metro Kukusan adalah Maisa Bekasi, Taruna Ciracas, dan Nusantara SS. Sementara itu, Villa 2000 juga tampil menawan dengan menaklukkan Taruna Ciracas, Indonesia Rising Star, dan Maisa Bekasi. 

Dua tim yang berdomisili paling jauh, Indonesia Muda (Semarang) dan Bintang Primavera (Bandung) sukses membuktikan diri mampu bersaing dengan tim kuat lainnya dari Jabodetabek. Meski tidak meraih poin sempurna, keduanya berhak menduduki klasemen papan tengah. 

Penyelenggaraan pekan pertama Grup Putih tidak diganggu dengan kondisi cuaca sejak memulai kick off dari pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan memang sempat mengguyur lapangan pada sore hari, namun tidak sederas seperti pekan pertama Grup Merah. 

Baca: Pelatih Timnas U-16 Pantau IJSL 2017


Dukungan keluarga maupun berbagai penggiat sepak bola yang terkait terpantau semakin besar pada pelan perdana Grup Putih. Bahkan, pelatih timnas U-16 Fakhri Husaini sempat datang beberapa saat untuk memantau jalannya kompetisi. 

Hasil pertandingan maupun posisi klasemen sementara hanya merupakan tolak ukur performa seluruh tim yang bertanding. Pembentukan karakter pemain sejak dini dan belajar berkompetisi dengan baik dan benar adalah tujuan utama terselenggaranya IJSL 2017. 

Video: Arsene Wenger Puji Penampilan Cemerlang Sanchez
 


(ASM)