Jelang Kompetisi Liga 1

Kemenpora: Verifikasi Legalitas tak Terkait Kick Off Liga 1

A. Firdaus    •    10 April 2017 22:11 WIB
liga 1 indonesia 2017
Kemenpora: Verifikasi Legalitas tak Terkait <i>Kick Off</i> Liga 1
Gatos S Dewa Broto (Foto: Istimewa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) takjub dengan perkembangan proses verifikasi Liga 1 yang dilakukan PT Liga Indonesia Baru (LIB) kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Padahal, penyerahan verifikasi klub peserta Liga 1 sempat molor hingga akhir pekan lalu.

Namun, setelah melakukan pertemuan antara PT LIB dan BOPI yang ditengahi Kemenpora, perkembangannya cukup signifikan. 

"Sebelumnya pada minggu kemarin kondisinya masih memprihatinkan, hari ini mereka datang. Progresnya cukup signifikan," ujar Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa S Broto.

Baca juga: Mau Jadi Sekjen PSSI? Ini Syaratnya

"Kepada mereka saya sampaikan. Tidak ada maksud Kemenpora atau BOPI untuk menunda Liga 1 dan 2. Tetapi jika ada kekurangan, nanti sambil jalan saja. Tapi kewajiban dari operator harus dipenuhi, karena BOPI bukan lembaga yang ilegal. Kemudian seandainya ada kekurangan, harus ada persetujuan," ujar Gatot.

Berkaca pada kompetisi 2015, di mana kondisi jauh lebih sulit pernah terjadi. Namun, dalam kasus ini Kemenpora mengaku dengan banyaknya kemunduran deadline, bukan berarti mereka menolak.

"Poinnya adalah ini jauh lebih ringan dari pada awal 2015 pada saat berujung pembekuan. Bukan Kemenpora melunak, tapi karena ada attitude atau progres dari PSSI maupun operator," kata Gatot.

"Ini juga bukan karena mengejar kick off, tapi ini untuk memfasilitasi semusim kompetisi. Misalnya ada kurang sesuatu, maka harus ada bukti kesepakatan persetujuan," tegas mantan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora itu.

Baca juga: BOPI Kecewa PSSI Belum Menyerahkan Berkas Kompetisi Liga 1

Sebelumnya, BOPI menuntut beberapa permintaan kepada PT LIB dalam upaya menggelar Liga 1. Persyaratan tersebut di antaranya, legalitas operator, legalitas klub, terutama yang berganti nama baru seperti PS TNI, PS Bhayangkara, dan Madura United. 

BOPI juga meminta sejumlah persyaratan untuk melindungi para pelaku sepak bola, baik itu pemain, pelatih, dan official, serta keberadaan pemain asing.

Video: Maverick Vinales Berhasil Unjuk Gigi di MotoGP Argentina 
 


(RIZ)

Video /