Liga 2 Indonesia 2018

Suporter Persita Ricuh di Tengah Laga Perebutan Tempat Ketiga Liga 2 Indonesia

Kautsar Halim    •    04 Desember 2018 17:25 WIB
liga 2 indonesia
Suporter Persita Ricuh di Tengah Laga Perebutan Tempat Ketiga Liga 2 Indonesia
Suporter Persita ricuh saat menyaksikan timnya menghadapi Kalteng Putra pada perebutan tempat ketiga Liga 2 Indonesia 2018 (Foto: Medcom.id/Kautsar Halim)

Bogor: Kericuhan terjadi dalam laga perebutan tempat ketiga Liga 2 Indonesia 2018 antara Persita Tangerang kontra Kalteng Putra, Selasa 4 Desember. Suporter Persita yang merasa timnya dicurangi wasit, merangsek masuk ke lapangan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

Kericuhan terjadi pada babak kedua atau sekitar menit ke-52. Berawal dari protes beberapa pemain Persita yang tidak terima keputusan wasit, para suporter pun mulai naik ke pagar dan memasuki lapangan untuk mengejar para pemain Kalteng maupun jajaran wasit.

Melihat aksi brutal para suporter Persita, para pemain Kalteng dan wasit langsung melarikan diri menuju ruang ganti. Mereka berhasil lolos dari kejaran, namun para suporter yang turun ke lapangan semakin banyak dan mengganti sasarannya dengan merusak bangku cadangan dan mengambil atribut dukungan Kalteng.

Baca: Mourinho Mulai Lempar Handuk soal Finis Empat Besar

Beberapa suporter yang berada di tribun ikut memperburuk suasana dengan melempar benda-benda ke dalam lapangan. Selain itu, ada beberapa suporter juga yang membawa semacam tongkat panjang dan berkeliling di depan tribun untuk mencari suporter Kalteng.

Pihak keamanan terpantau kurang sigap menangani kericuhan suporter ini. Mereka yang bersiaga tampak kalah jumlah dan kurang responsif ketika ada suporter yang memprovokasi rekan-rekannya untuk turun ke lapangan. Setelah lapangan dibanjiri suporter Persita, pihak keamanan yang terdiri dari polisi dan TNI baru bisa mengamankan suasana.

Imbas kericuhan ini, laga harus ditunda sekitar 15 menit. Kendati demikian, pertandingan bisa dilanjutkan kembali ketika ada salah satu manajemen Persita yang berbicara lewat pengeras suara meminta agar insiden kericuhan itu tidak terulang.

Baca: Kasus Hidayat, PSSI Tinggal Awasi Pelaksanaan Sanksi

"Semua sabar, kita penonton yang baik. Duduk yang tertib biarkan pemain Persita yang berjuang kita kasih support dengan benar. Jangan ada yang emosi apalagi merusak stadion. Jangan ada timpuk-timpuk lagi semua setop. Biarkan nanti pihak lain yang mengurus masalah-masalah di babak pertama," kata perwakilan manajemen Persita itu.

Kericuhan terjadi ketika Persita sedang tertinggal 0-2 dari Kalteng yang mana masing-masing golnya tercipta pada babak pertama. Sebelum kericuhan pecah, suporter Persita juga menyelipkan yel-yel berbunyi "mafia-mafia". Sementara itu, suporter Kalteng memang tidak terlihat mencolok sejak awal laga.


Video: Hidayat Mundur dari Exco PSSI

 


(PAT)