Piala AFF 2016

Lerby Eliandry Antara Hujatan dan Banjir Pujian

Media Indonesia    •    21 November 2016 07:54 WIB
piala aff
Lerby Eliandry Antara Hujatan dan Banjir Pujian
Penyerang Tim Nasional Indonesia Eliandri Lerby melakukan selebrasi seusai menyamakan kedudukan saat melawan Tim Nasional Thailand. (Foto: MI/Susanto)

Metrotvnews.com, Manila: Dalam beberapa kali penampilan bersama timnas, bukan pujian yang didapat penyerang Pusamania Borneo FC Lerby Eliandry.

Ia dinilai belum memenuhi kualifikasi menjadi penyerang untuk level setinggi tim nasional. Gerakan yang lamban dan penyelesaian akhir yang belum teruji membuatnya tidak jarang dipandang sebelah mata.

Saat menjadi starter kala uji coba melawan Myanmar pada 4 November lalu, ia tidak jarang menjadi sasaran kritik pecinta sepak bola nasional.

Bahkan, keputusan pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl untuk menyertakan nama mantan pemain Bali United itu banyak dipertanyakan.

Kondisi semakin tidak menguntungkan karena penyerang 25 tahun itu juga minim kontribusi dalam empat laga persahabatan Indonesia jelang turnamen Piala AFF 2016. Namun, tidak selalu kenyataan pahit yang diterima Lerby.

Baca: Rapor Penggawa Timnas Indonesia Usai Dikalahkan Thailand


Dengan dipasang untuk menggantikan Irfan Bachdim yang harus absen karena cedera, pesepak bola asal Samarinda itu akhirnya mampu mencetak gol pertamanya di ajang internasional.

Bola sundulannya mampu menyamakan kedudukan 2-2 kala Indonesia bersua Thailand di pertandingan pertama Grup A Piala AFF 2016 di Stadion Olahraga Filipina Bulacan, Sabtu 19 November.

Meskipun golnya tersebut tidak menyelamatkan Indonesia dari kekalahan 2-4, itu sudah cukup bagi Lerby untuk membuktikan kualitasnya. Pujian untuk Lerby langsung hadir dari komentar sang pelatih.

"Dia (Lerby) masih muda dan punya masa depan cerah. Ini hasil kerja kerasnya selama latihan dan dalam pertandingan. Namun, sudah seharusnya dia menantang dirinya untuk mencetak lebih banyak gol lagi," ujar Riedl seusai pertandingan kontra Thailand.

Lerby memang ditugaskan khusus oleh Riedl sebagai striker pengumpan bagi Boaz Solossa. Beberapa kali sodorannya mampu menciptakan peluang emas dan membahayakan lini pertahanan lawan.

Baca: Evan Dimas Berpeluang Menjadi Starter Melawan Filipina


Selain itu, tinggi badannya yang mencapai 180 cm coba dimaksimalkan untuk duel udara. Hasilnya cukup baik setelah Lerby sukses menorehkan satu gol melalui sundulan.

Lerby mengaku senang dan berharap keran golnya terus menyala. Ia pun mendedikasikan gol tersebut khusus untuk rekan setimnya Irfan Bachdim yang batal memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF karena cedera retak tulang.

"Amin, semoga saya bisa mencetak gol lagi. Gol kemarin untuk seluruh masyarakat Indonesia, tapi secara khusus saya dedikasikan untuk Irfan Bachdim," kata Lerby seusai latihan di Lapangan Sekolah Xavier Manila, kemarin.

Video: Indonesia di Piala AFF
 


(ASM)

Riedl Percaya Pertahanan Terbaik Indonesia Adalah Bermain Menyerang
Jelang Semifinal Indonesia vs Vietnam

Riedl Percaya Pertahanan Terbaik Indonesia Adalah Bermain Menyerang

49 minutes Ago

Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl percaya jika pertahanan terbaik skuat Garuda adalah denga…

BERITA LAINNYA
Video /