Rumor Pencekallan Pemain Berkarier di Luar Negeri

Alasan Edy Rahmayadi Larang Pemain Indonesia Berkarier di Luar Negeri

Riyan Ferdianto    •    23 Desember 2017 03:54 WIB
pssiliga 1 indonesia
Alasan Edy Rahmayadi Larang Pemain Indonesia Berkarier di Luar Negeri
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (Foto: medcom.id/Riyan Ferdianto)

Jakarta: Ketua Umum (Ketum) PSSI Edy Rahmayadi angkat bicara terkait alasan utama di balik komentarnya yang melarang para pemain Indonesia berkarier di luar negeri. Ia menegaskan, semua ini ia lakukan demi kesuksesan Timnas Indonesia.

Belum lama ini, Edy sempat membuat pernyataan mengejutkan di mana ia tidak memperbolehkan pemain Indonesia melanjutkan karier di luar negeri, khususnya di negara Asia Tenggara.

Pernyataan itu sontak menjadi pukulan telak buat Evan Dimas Darmono dan Ilham Udin Armaiyn yang baru saja mengikat kontrak dengan klub Malaysia, Selangor FA. Ada juga, Ryuji Utomo yang juga baru dikontrak klub divisi dua Liga Thailand, PTT Rayong.

Edy sendiri menjelaskan bahwa pernyataannya tersebut bukan untuk mematikan karier pemain. Ia hanya ingin para pemain Indonesia fokus membela negara dan mengembangkan sepak bola Indonesia. 
 

Baca: Belajar dari Ronaldo, Septian David Sabet Penghargaan Gol Terbaik


"Kita butuh pemain bola, makanya saya ingin mereka jangan keluar dari sini," kata Edy kepada awak media di Ballroom Hotel Mulia dalam acara Awarding Night Liga 1 Indonesia, Jumat 22 Desember 2017.

"Di Lamongan sudah susah cari pemain bola, Ujung Pandang, Makassar juga susah. Apa harus saya cari pemain bola ke Prancis?" cetusnya.

Edy juga menegaskan, ia tidak akan segan-segan mengambil langkah tegas terhadap para pemain yang tidak memiliki komitmen penuh untuk Indonesia, baik itu yang berkarier di dalam negeri ataupun luar negeri.

"Saya coret dari PSSI. Kalau ada panggilan timnas, dia harus mau, kalau menolak, berarti dia pengkhianat," tutupnya.

Di tempat berbeda, Sekjen PSSI Ratu Tisha coba meluruskan polemik ini. Ia menegaskan bahwa Edy ataupun PSSI tidak melarang para pemain untuk berkarier di luar negeri.
 

Baca juga: Sabet Gelar Pemain Muda Terbaik, Rezaldi Makin Tertantang


Menurut Tisha, PSSI hanya ingin para pemain yang akan berkarier di luar negeri melakukan koordinasi, karena PSSI sendiri sudah menyusul jadwal yang muaranya untuk kepentingan tim nasional. Selain itu, PSSI juga berharap para pemain memilih dengan bijak kualitas negara yang akan dijadikan tujuan.

"Memang, soal ini tidak ada aturan tertulisnya. Ini soal etika, tata krama yang bisa timbul ketika kita memiliki satu kesadaran bersama untuk menjaga nama dan marwah timnas di Asian Games 2018," ujarnya.

"Saat ini, PSSI sudah menyampaikan program yang telah disusun, seperti pemusatan latihan (TC) jangka panjang. Sekarang tinggal mereka yang memutuskan. Tapi, satu pertimbangan yang krusial dan jadi pertimbangan utama kami adalah, negara memanggil," tandas Tisha.

Video: ?Video: PSSI Bantah Larang Pemain Timnas Main di Luar Negeri




(ACF)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

8 hours Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /