Persib Bandung

Persib Terpuruk, Djadjang Nurdjaman Mundur

Roni Kurniawan    •    16 Juli 2017 16:59 WIB
persib bandung
Persib Terpuruk, Djadjang Nurdjaman Mundur
Djadjang Nurdjaman (Foto: Mtvn/ Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Persib Bandung makin terpuruk menjelang berakhirnya putaran pertama Liga 1 Indonesia 2017. Kini mereka menempati posisi ke-12 yang memaksa Djadjang Nurdjaman (Djanur) menyatakan untuk mundur dari kursi kepelatihan usai Maung Bandung takluk di kandang Mitra Kukar 1-2, Sabtu 15 Juli malam WIB.

Meski putaran pertama masih menyisakan dua laga, tetapi Persib diprediksi sulit untuk meraih poin penuh. Termasuk kala menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 22 Juli nanti, sebab Persija kini tengah on fire meski sempat terseok-seok di awal musim.

BACA: Diwarnai Gagalnya Penalti Maitimo, Persib Takluk di Markas Mitra Kukar

Sementara laga terakhir Maung Bandung diputaran pertama akan bertandang ke markas Perseru Serui pada 29 Juli mendatang. Klub asal Papua tersebut pun merupakan salah satu jago kandang dan kerap sulit untuk dikalahkan.

Ancaman menjelang dua laga tersebut pun dilengkapi dengan sikap Djanur yang bicara secara terbuka untuk mundur. Meski telah melatih lima tahun dan mempersembahkan empat gelar bagi Persib yakni Piala Celebes 2012, Piala ISL 2014, Piala Presiden 2015 dan Piala Walikota Padang 2015, namun hal itu tak menjadi jaminan bagi Djanur untuk tetap mempertahankan jabatannya.

"Dengan kekalahan hari ini untuk sementara saya ingin istirahat dulu butuh resign, saya mundur dari kursi pelatih Persib," kata Djanur saat jumpa pers usai laga melawan Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Sabtu 15 Juli 2017 malam.

Dengan keputusan Djanur tersebut, kini manajemen Persib pun nampaknya harus mengambil langkah cepat mencari pelatih yang siap menduduki kursi panas pelatih. Namun tentunya tak mudah bagi Persib mendapatkan pelatih berkualitas serta memiliki lisensi A AFC yang menjadi salah satu syarat dari operator liga.

Sementara itu, asisten Herri Setiawan yang kerap mendapat tugas sebagai carataker tampaknya sulit untuk diangkat menjadi pelatih kepala. Sebab Herri saat ini belum mengantongi lisensi A AFC dan baru akan mengikuti kursus beberapa bulan nanti.

 


(KRS)

Video /