Suporter Meninggal Dunia

Dilarang Mendampingi Persib, Bobotoh Merasa Terpinggirkan

Roni Kurniawan    •    02 Oktober 2018 15:28 WIB
persib bandungliga 1 indonesiaAnarkisme Suporter
Dilarang Mendampingi Persib, Bobotoh Merasa Terpinggirkan
Bobotoh, pendukung Persib Bandung mengaku keberatan dengan sanksi yang diberikan PSSI (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Bandung: Ketua Viking Persib Club (VPC), Heru Joko, menilai sulit untuk menerima keputusan sanksi yang dijatuhkan PSSI terhadap Bobotoh. Pasalnya Bobotoh merasa terpinggirkan karena tidak boleh mendampingi Persib berlaga di sisa musim 2018 hingga setengah musim liga 2019 nanti.

Sebelumnya dalam rapat yang digelar oleh Komisi Disiplin PSSI memutuskan bahwa pertandingan home Persib akan diadakan di luar pulau Jawa (Kalimantan). Maung Bandung juga tidak akan tampil tanpa bobotoh hingga akhir musim 2018. Tak berhenti di situ, Persib juga bakal tampil tanpa penonton di Bandung hingga setengah kompetisi musim 2019.

"Bobotoh sulit menerima keputusan Komdis PSSI. Enggak nyangka hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI begitu berat. Sama sekali tidak ada ruang untuk Bobotoh mendampingi timnya," ujar Heru saat dihubungi awak media, Selasa 2 Oktober 2018.

Heru mengungkapkan, sanksi yang dijatuhkan pasca kasus yang menewaskan Haringga Sirila di area parkir GBLA pada laga Persib kontra Persija, 23 September lalu terlalu menyudutkan Bobotoh. 

Bahkan Heru menilai, hukuman-hukuman dari PSSI justru tidak mendidik dan jauh dari harapan Bobotoh, yang telah berjuang guna mewujudkan perdamaian antar suporter.

"Kalau hanya Bobotoh yang dihukum, jelas tidak mendidik. Komdis tidak melihat kasus tersebut secara jernih. Hukuman ini membuat harapan Bobotoh menguap," bebernya.

Terlebih kini diakui Heru, Persib tengah berada di jalur juara Liga Indonesia karena hingga pekan ke-22 masih kokoh di puncak klasemen sementara. Hal itu pun semakin membuat kecewa Bobotoh yang ingin menyaksikan perjuangan Persib menuju tangga juara.

"Pasalnya prestasi Persib tengah berkibar dan berpeluang jadi juara," sambung Heru.

Sementara itu, Heru mengaku Bobotoh belum mengambil sikap secara resmi atas sanksi tersebut. Mereka akan berkoordinasi lebih dulu dengan organisasi Bobotoh lainnya sebelum menentukan sikap.

"Setelah konsolidasi dengan bobotoh kita akan bersikap. Bisa meminta orang-orang penting dan berpengaruh untuk menjembatani persoalan sanksi yang diterima bobotoh. Atau cara lainnya yang efektif untuk mengubah sanksi berat ini. Tunggu saja kelanjutannya," pungkas Heru.

Ini Cara Unik Mengajak Suporter Persib dan Persija Berdamai



(FIR)