Persija Jakarta

Bingung Cari "Rumah", Persija Mengadu ke Menpora

Rendy Renuki H    •    07 Maret 2018 21:26 WIB
persijaberita kemenporaliga 1 indonesia
Bingung Cari
petinggi dan para pemain Persija berpose dalam acara syukuran usai tampil sebagai juara Piala Presiden 2018 (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta: Persija Jakarta sedang kebingungan mencari "rumah" untuk menjalani kompetisi Liga 1 musim 2018. Keluhan itu disampaikan langsung Direktur Utama Persija Gede Widiade saat diundang menghadap Menpora Imam Nahrawi di Kemenpora, Rabu 7 Maret 2018.

Gede mengatakan, saat ini Persija masih belum memiliki homebase untuk mengarungi Liga 1 yang rencananya dimulai antara 18, 23, atau 24 Maret. Apalagi, perhelatan Asian Games 2018 Agustus nanti kian menambah kesulitan Persija menentukan rumahnya.

Empat stadion seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno, Patriot, Pakansari, hingga Wibawa Mukti memang sedang dipersiapkan menjadi venue Asian Games. Semua stadion tersebut pun baru bisa digunakan setidaknya di atas 8 September, atau hingga gelaran Asian Games berakhir.
 

Baca: PREDIKSI ROPAN: PSG Diragukan, Peluang Juventus Masih Terbuka


Melihat hal itu, Gede pun meminta agar Menpora bisa menjembatani perihal pemakaian stadion dengan pihak terkait. Pasalnya, stadion sangat dibutuhkan Persija untuk menjalani laga kandang, baik di Liga 1 dan Piala AFC 2018.

"Asian Games kan berlaku 18 Agustus sampai 8 September, sementara beberapa lapangan kan memang kosong. Kita coba meminta kepada pemerintah dalam hal ini Menpora menjembatani dengan instansi terkait untuk perhatikan kebutuhan Persija," ujar Gede saat ditemui di Kantor Kemenpora, Rabu 7 Maret.

Menurutnya, kebutuhan stadion terutama di Jakarta akan sangat membantu perjalanan Persija mengarungi kompetisi. Sebab, jika harus mengungsi ke luar kota, tentu menurut Gede akan menambah biaya operasional saat laga kandang dan juga faktor keamanan.
 

Baca juga: Dikira Ngeyel, Eks Arsenal Dikartu Merah Wasit


"Waktu Piala Presiden 2018 kita main di Solo, tiga Polda yang back-up kita. Masa gara-gara main di Solo, Polda Metro Jaya, Polda Jabar, dan Polda Jateng harus mengerahkan kepolisian untuk menjaga di setiap jembatan layang yang ada di tol. Itu kan kasihan," sambungnya.

"Solusinya tadi yang saya sarankan kepada beliau (Menpora), beliau akan menyampiakan ke atas untuk berikan kesempatan kepada kita, apabila stadion tersebut tak dipergunakan untuk Asian Games, Persija diharapkan bisa gunakan lapangan tersebut dengan ketentuan normatif, enggak ada istimewanya, diperlakukan adil," kata Gede.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Persija Raih Hasil Imbang di Markas Song Lam Nghe



(ACF)


Video /