Kontroversi Persija vs Persib

Soal Sanksi Keluarkan Persib dari Liga, Komdis Menyerahkan kepada PT LIB

Patrick Pinaria    •    08 November 2017 13:22 WIB
persijapersib bandungliga 1 indonesia 2017
Soal Sanksi Keluarkan Persib dari Liga, Komdis Menyerahkan kepada PT LIB
Suasana Persija vs Persib. (Foto: Ant/Mohammad Ayudha)

Metrotvnews.com, Jakarta: Persib Bandung mengambil keputusan mengejutkan saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-33 Liga 1 Indonesia 2017, 3 November. Ketika itu, mereka memutuskan untuk walk out alias mengundurkan diri di tengah pertandingan.

Keputusan tersebut diambil kubu Persib karena kesal melihat kinerja wasit Shaun Robert Evans pada laga itu. Puncak kekesalan terjadi setelah melihat wasit memberi kartu merah kepada salah satu bek Maung Bandung Vladimir Vujovic pada menit ke-82. 

Namun, apapun alasannya, keputusan yang diambil Persib bisa memberikan efek buruk bagi nasib mereka di Liga 1. Jika merujuk pada regulasi kompetisi yang tertuang pada pasal 13 ayat 1 b dan c, Persib terancam keluar dari kompetisi.

Sebab, tertulis pada pasal itu bahwa setiap klub dapat dianggap dan dinyatakan mengundurkan diri dari Liga 1 apabila menolak untuk melanjutkan pertandingan di Liga 1 atau meninggalkan lapangan atau stadion sebelum selesainya pertandingan yang dijalankan.

Baca: Soal Aksi Mogok Persib, Komdis PSSI Masih Menggali Informasi


Ketika ditanyakan mengenai hal ini, Ketua Komdis PSSI Asep Edwin memastikan sanksi tersebut bukan menjadi urusan mereka. Ia menegaskan keputusan untuk memberikan sanksi itu berada pada wewenang PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Mengingat, mereka yang membuat peraturan tersebut.

"Untuk kasus yang menolak melanjutkan pertandingan di manual kompetisi sendiri sudah ada aturannya, itu sebenarnya keputusan untuk memberikan hukuman ada di PT Liga," ujar Asep.

"Ranah Komdis sendiri, untuk menjatuhi hukuman, sudah diatur dalam Kode Disiplin. Di mana Komdis mengatur mengenai Laws Of The Game, pemain, ofsial pertandingan, dan juga penonton. Nah, kalau ada pelanggaran di Kode Disiplin itu baru Komdis turun tangan menjatuhi hukuman berdasarkan laporan pertandingan," tambahnya.

"Kalau, katakanlah, merujuk pada Pasal 13 itu 'kan sudah masuk ranahnya Liga. Itu harus dibedakan, ya, Kode Etik Disiplin itu ranah Komdis sementara regulasi itu ranah Liga. Memang benar, di Pasal 13 pada bulir tiga tertulis 'Dilaporkan ke Komisi Disiplin untuk mendapatkan sanksi tambahan' itu memang benar, tetapi kami juga masih menunggu laporan dari Liga sendiri," tutur Asep.

Video: Rusuh Jelang Akhir Liga 1


(ASM)

Thiago Alcantara Cedera Serius
Anderlecht vs Bayern Muenchen

Thiago Alcantara Cedera Serius

1 hour Ago

Kemenangan Bayern Muenchen atas Anderlecht pada matchday kelima Liga Champions 2017 -- 2018 diw…

BERITA LAINNYA
Video /