Didenda Nyaris Setengah Miliar, Persebaya Ajukan Banding

Gregah Nurikhsani Estuning    •    11 Mei 2018 11:39 WIB
liga 1 indonesia
Didenda Nyaris Setengah Miliar, Persebaya Ajukan Banding
Persebaya mendapat denda sebesar Rp 410 Juta pasca laga melawan Arema. (Foto: Persebaya)

Surabaya: Persebaya Surabaya didenda sebesar Rp410 juta usai laga kontra Arema FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2018. Panitia Pelaksana (panpel) pertandingan siap mengajukan banding agar denda dari Komisi Disiplin (Komdis) lebih 'fair'.

Pada laga tersebut, Persebaya menang tipis 1-0 berkat gol Misbakhul Solihin menit 84. Sayang, tiga poin berharga itu dibayar sangat mahal akibat perbuatan yang dilakukan sejumlah elemen, termasuk suporter, pengawas pertandingan, dan para pemain itu sendiri.

Total, manajemen Persebaya mendapatkan denda sebesar Rp410 juta. Rinciannya, perilaku buruk suporter diganjar Rp300 juta, pengawas pertandingan Rp100 juta, dan tingkah laku buruk pemain senilai Rp10 juta.

Klik: Persib Bertekad Raih Tiga Poin dari Persipura

Ketua Panpel pertandingan Persebaya, Whisnu Sakti Buana mengaku kaget dengan rangkaian sanksi berat yang diberikan komdis. Menurutnya, denda sebesar itu sangat memberatkan klub.

Tidak puas dengan denda besar yang diberikan oleh Komdis PSSI tersebut, Whisnu berencana mengirimkan nota banding ke Komisi Banding (Komding). Namun, belum diketahui kapan banding akan dikirimkan.

"Lho, apakah ini Komdis PSSI tidak keliru menulis sanksi," ujar Whisnu dilansir laman resmi Persebaya. "Bagi saya, sanksi ini berlebihan dan sangat memberatkan klub," tegasnya

"Kami keberatan dengan sanksi ini. Kami segera mengajukan banding," tegas pria yang juga Wakil Walikota Surabaya itu.

Di tempat lain, Presiden klub, Azrul Ananda juga kecewa dengan besaran sanksi yang harus dibayarkan Persebaya. Nantinya, dalam surat banding akan dipaparkan bahwa semua pihak keamanan sebetulnya sudah melakukan tindakan preventif semaksimal mungkin.

"Kami memahami bahwa ada banyak kejadian dalam pertandingan melawan Arema. Tapi kami juga sudah melakukan begitu banyak upaya preventif dan pengamanan, yang itu bisa dibilang jauh lebih maksimal dari tempat lain," kata Azrul. "Kami siap membayar denda. Tapi, dengan segala hormat, kami berharap dendanya bisa lebih fair." tegas Azrul.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Riko Simanjuntak Raih Gelar APPI Footballer of the Month
 


(KRS)


Klopp: Liverpool Bukan <i>Underdog</i>
Jelang Final Liga Champions 2017--2018

Klopp: Liverpool Bukan Underdog

13 hours Ago

Pelatih Liverpool Juergen Klopp sadar prestasi tersebut akan membuat Madrid menjadi favorit di …

BERITA LAINNYA
Video /