Sport Science

PSSI Dukung Perguruan Tinggi Terapkan Sport Science

Daviq Umar Al Faruq    •    27 April 2018 00:16 WIB
pssi
PSSI Dukung Perguruan Tinggi Terapkan <i>Sport Science</i>
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, Rektor UB Prof Moch Bisri dan Ketua Panitia Trofeo, Prof Candra Fajri Ananda saat diskusi di Universitas Brawijaya (UB), Kota Malang beberapa waktu yang lalu. (Humas UB) (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Malang: Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, mengaku pihaknya bakal mendukung Perguruan Tinggi (PT) untuk menerapkan Sport Science. Hal itu terlontar saat menghadiri diskusi di Universitas Brawijaya (UB), Kota Malang beberapa waktu yang lalu.

"PSSI ingin berdampingan dengan universitas khususnya dengan Universitas Brawijaya yang akan membangun akademi. Karena esensinya sepak bola sekarang talent is not enough. Tapi juga harus menerapkan sport science," katanya.

Pria yang juga akrab disapa Jokdri ini menambahkan pihaknya ingin bekerjasama dengan perguruan tinggi, salah satunya mendiskusikan sepak bola dalam perspektif dunia.
 

Baca: Jadwal Ditunda, Pelatih Persib Sindir Persiapan Persija


"Kami sebagai pelatih dan pemain, jika bicara tentang sport science, biomekanik, kepelatihan, psikologi dan ilmu lain itu sulit. Kami menjadi sangat senang jika di kampus didiskusikan sepak bola dalam perspektif yang ada di dunia,” tambahnya.

Senada dengan Joko, Ketua Panitia Trofeo, Prof Candra Fajri Ananda mengungkapkan ada beberapa hal positif dari permainan sepak bola.

“Sepak bola mengajarkan bahwa terkadang permainan strategi dan kecepatan memang diperlukan. Namun dari itu semua, sportivitas sangat kental diajarkan dalam olahraga ini,” tambah mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UB ini.



Diskusi ini dihelat usai pertandingan Trofeo sepak bola antar alumni UB, Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS) yang digelar di lapangan bola Kampus UB Dieng. Trofeo ini sebagai bentuk silaturahmi antar perguruan tinggi ternama di Indonesia sekaligus ajang olahraga. 

Sebagai informasi, dalam waktu dekat UB akan membentuk akademi sepak bola. Upaya tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat dan bentuk kepedulian akademisi dalam dunia persepakbolaan.
 

Baca juga: Duel vs Persib Ditunda, Persija Tidak Merasa Diuntungkan


Rektor UB, Prof Moch Bisri mengaku saat ini UB masih mematangkan konsep sebelum meluncurkan akademi. 

“Kami masih menyiapkan infrastrukturnya. Kami juga ingin membantu membangun negara untuk mewujudkan sepak bola sebagai salah satu wujud kebanggaan Indonesia dan pemersatu bangsa," ucapnya.

Bisri menambahkan bahwa sebelumnya UB pernah mendapatkan tawaran S2 sport management dari Selandia Baru guna mempelajari dan menciptakan sport science. Tujuannya untuk mewujudkan sebuah program latihan atau materi untuk meningkatkan daya saing dalam menghadapi sebuah pertandingan atau kompetisi.

"Salah satu langkah awal bisa melalui kolaborasi tiga perguruan tinggi besar (UB, UI dan ITS) yang nantinya membahas sport science bagi pemain sepak bola, pertama. Ayo kita buat sekolah akademi dulu,” pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: ?Kalahkan Tampines, Persija Juara Grup H



(ACF)