Liga 1 Indonesia 2018

Respons Anggota Komite Wasit atas Tudingan 'Permainan' Bali United vs Persija

M. Rizky Adhestian    •    04 Desember 2018 09:35 WIB
liga 1 indonesia
Respons Anggota Komite Wasit atas Tudingan 'Permainan' Bali United vs Persija
Suasana laga Bali United vs Persija Jakarta (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Jakarta: Di tengah panasnya isu mafia sepakbola, tudingan terkait praktik pengaturan skor tertuju ke laga Bali United vs Persija Jakarta yang digelar 2 Desember 2018. Dengan berbagai kejadian di lapangan, kepemimpinan wasit pada laga itu dianggap janggal.

Baca: Seorang Fans 'Gila' PSS Bersepeda Yogyakarta-Bogor

Sejumlah keputusan wasit Djumadi Effendi pada laga yang dimenangkan Persija 2-1 atas Bali membuatnya jadi sasaran tembak pihak  yang tidak puas. Pasalnya, berbagai kontroversi yang terjadi pada akhirnya menguntungkan Macan Kemayoran dari segi perebutan gelar juara.

Sepanjang laga tersebut, tercatat wasit menghentikan laga sebanyak lebih dari empat kali akibat kembang api yang terus menerus dinyalakan suporter ruan rumah di tribun utara. Di pengunjung laga, wasit menyudahi laga tanpa kejelasan adanya tambahan waktu (injury time).  Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert pun ikut mempertanyakan netralitas Djumadi.

Komite Wasit yang diwakili Purwanto tidak bisa mengaitkan indikasi tersebut dengan kepemimpinan wasit. Pihaknya juga belum mampu memberikan penilaian, sebab belum mempelajari rekaman pertandingan secara utuh.

"Maaf saja, kalau (soal) pengaturan skor saya tidak tahu. Kami hanya menilai dari segi teknis saja. Kalau pengaturan skor kan tidak ada dasar teknisnya," ujar Purwanto saat dikonfirmasi medcom.id via telepon pada Selasa 4 Desember 2018.

Kemenangan Persija 2-1 pada laga tersebut membuat tim Ibukota itu langsung menyalip PSM Makassar di puncak klasemen sementara. Pada pertandingan lain, PSM gagal meraih tiga poin saat diimbangi Bhayangkara FC pada pekan yang sama.

Isu pengaturan skor mulai memanas karena adanya laporan berbagai pihak dari sejumlah pertandingan di Liga 2 Indonesia 2018. Khususnya, laga Madura FC kontra PSS Sleman dan Aceh United vs PS Mojokerto Putra. Kemudian di acara Mata Najwa, manajer Madura FC,  Januar Herwanto membeberkan sejumlah fakta yang menyeret nama anggota Exco PSSI, Hidayat.

Di acara bincang-bincang lain, mantan pemain tim nasional, Rochy Putiray dengan tegas menuding bahwa biasa berlaku di liga Indonesia, pemenang Liga1 sudah ditentukan sebelum liga bergulir. Untuk musim ini, menurutnya Persija Jakarta lah yang telah ditentukan keluar sebagai juara. 




(ASM)


Vietnam Juara Piala AFF 2018

Vietnam Juara Piala AFF 2018

1 day Ago

Vietnam sukses menekuk Malaysia 1-0 di lek kedua Final Piala AFF 2018. Hasil ini memastikan Vie…

BERITA LAINNYA
Video /