Liga 1 Indonesia 2017

PSSI Minta Klub Jaga Intergritas dan Profesionalisme

Rendy Renuki H    •    09 November 2017 19:47 WIB
liga 1 indonesia 2017
PSSI Minta Klub Jaga Intergritas dan Profesionalisme
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria (MTVN/Rendy Renuki H)

Metrotvnews.com, Jakarta: Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) meminta para klub menjaga integritas dan profesionalisme. Hal itu diutarakan terkait polemik di akhir musim Liga 1 Indonesia yang melibatkan para pemuncak klasemen seperti Bhayangkara FC, Bali United, dan PSM Makassar. 

Bhayangkara mendapatkan kemenangan "gratis" setelah protesnya kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI dikabulkan. BFC memprotes status bermain marquee player Mitra Kukar Mohamed Sissoko pada pertandingan pekan ke-32, Jumat 3 November lalu.

Mitra Kukar terbukti melanggar dengan memainkan Sissoko yang sedang menjalani masa hukuman larangan dua kali tampil setelah terkena kartu merah. Keputusan Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kekalahan walk out (WO) untuk Mitra Kukar saat menghadapi Bhayangkara FC pun dinilai PSSI sudah tepat. 

Dalam keputusan Komdis PSSI pada 28 Oktober, Sissoko dilarang tampil dalam dua laga, yakni saat melawan Bhayangkara FC pada tanggal 3 November dan Persiba Balikpapan pada 11 November. Terkait status Sissoko ini, salinan keputusan telah disampaikan secara resmi kepada Mitra Kukar pada tanggal 31 Oktober.

Baca: Pernyataan Bhayangkara FC Terkait Keputusan Komdis PSSI 


Dengan demikian, status Sissoko jelas tidak boleh dimainkan pada laga melawan Bhayangkara yang saat itu berkesudahan 1-1. Namun, keputusan itu justru menimbulkan protes dari rival BFC, terlebih Bali United yang merasa dirugikan setelah terdepak dari puncak klasemen.

"PSSI harus melindungi aspek integrity, profesionalisme klub dan quality of the game. Surat keputusan sudah dikirim, otomatis hukumannya berlaku dan harus dihormati," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria lewat rilis yang diterima Metrotvnews.com, Kamis (9/11/2017).

Pihaknya mengatakan sebagai klub profesional, klub harus mengedepankan integritas dan profesionalisme. Karena sesuai dengan Pasal 57, Regulasi Liga 1 tentang kartu kuning dan merah ayat 13 dan 14 menyebutkan, ketentuan kartu kuning dan kartu merah mengikuti aturan yang ditetapkan dalam kode displin. 

Manajemen klub bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap kartu kuning dan atau kartu merah serta status hukuman yang diterima oleh pemain dan official masing-masing dan memastikan semua pemain dan official tersebut terdaftar dan berhak untuk terlibat dalam pertandingan.

Dalam surat nomor 112/L1/SK/KD-PSSI/X/2017 yang ditandatangani Ketua Komite Disiplin PSSI, Asep Edwin Firdaus, disebutkan selain kalah WO atau 0-3, Mitra Kukar juga harus membayar denda Rp 100 juta.

Video: ?Bhayangkara Menang WO, Bali United Sesalkan Sikap Komdis PSSI
 


(REN)

Siapa Lolos, Siapa Tersingkir di <i>Matchday</i> 5? Ini Hitung-hitunganya!
Liga Champions 2017--2018

Siapa Lolos, Siapa Tersingkir di Matchday 5? Ini Hitung-hitunganya!

2 hours Ago

Sebanyak 12 tim berpeluang mengikuti jejak empat tim yang sebelumnya sudah lebih dulu lolos ke …

BERITA LAINNYA
Video /