278 Informasi Diterima Satgas Antimafia Bola

   •    06 Januari 2019 11:21 WIB
liga indonesia
278 Informasi Diterima Satgas Antimafia Bola
Kombes Pol. Syahar Diantono (medcom.id/Santa Cicilia Sinabariba)

Sebanyak 278 informasi terkait pengaturan skor diterima Satgas Antimafia Bola call center

Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Mafia Bola menerima 278 informasi dari masyarakat terkait kasus mafia bola. Informasi ini diterima melalui call center yang dibuka tim satgas sejak munculnya kasus pengaturan skor. Hal ini disampaikan oleh Tim Media Satgas Mafia Bola Polri, Kombes Pol. Syahar Diantono, Sabtu, 5 Januari 2019, di sebuah diskusi di kawasan Jakarta Pusat.

"Satgas tentunya menggali informasi menampung semua informasi terkait adanya dugaan aksi mafia bola. Sudah membentuk call center, Alhamdullilah sampai hari ini sudah ada 278 indormasi yang masuk ke satgas, namun informasi yg masuk itu kami telaah lagi," jelas Syahar.

Ia juga menjelaskan bahwa dari 278 informasi yang diterima tersebut, pihak Satgas akan melakukan telaah lebih lanjut dan melakukan analisa terkait informasi tersebut apakah dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan atau tidak. Hingga saat ini, pihak Satgas Anti Mafia Bola akan meningkatkan 60 informasi ke tahap penyidikan.

"Dari 278 itu setelah kita analisa yang layak utk menjadu informasi ditindaklanjuti ke tahap penyelidikan ada 60. Ini tim Satgas terus bekerja utk menganalisa itu," ujar Syahar.

Syahar juga menegaskan bahwa Tim Satgas akan terus bekerja sampai tidak ada lagi aduan yang diterima dari masyarakat. Ia juga meminta masyarakat dan pemerintah untuk terus mengawasi kerja dari Tim Satgas Anti Mafia Bola.

"Satgas akan terus bekerja selama pengaduan dari masyarakat itu masih ada," tambahnya.

Selain akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat, Tim Satgas Anti Mafia Bola juga sudah menahan 4 tersangka terkait kasus pengaturan skor ini, yaitu Komite Eksekutif (Exco) PSSI; Johar Lin Eng, eks anggota Komisi Wasit PSSI; Priyanto dan anaknya ; Anik Yuni, serta anggota nonaktif Komisi Disiplin PSSI; Dwi Irianto atau Mbah Putih. Keempat tersangka tersebut kini sudah masuk ke tahap pemberkasan dan sudah dilakukan gelar perkara. Syahar mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka baru.

"Sudah melakukan penahanan, ada 4 tersangka sudah kita lajukan penhanan. Proses dari kasus ini sudah pada tabap pemberkasan, dan sudah dilakukan gelar perkara juga, siap untuk dimajukan ke Jaksa Penuntut Umum. Dari hasil laporan ini, masih ada laporan pengembangannya. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain," jelasnya.

Pembentukan Satgas Anti Mafia Bola terbentuk setelah adanya laporan dan pernyataan di media online, cetak maupun elektronik. Selain melakukan penyelidikan, Satgas juga membuka call center bagi masyarakat untuk memberikan informasi dan laporan di nomor 081387003310 baik melalui pesan instan Whatsapp ataupun telepon.

Video: Persija Cari Pelatih Baru