Liga 1 Indonesia 2018--2019

Kapten Arema Sayangkan Aksi Suporter yang Turun ke Lapangan

Daviq Umar Al Faruq    •    07 Oktober 2018 13:03 WIB
liga indonesia
Kapten Arema Sayangkan Aksi Suporter yang Turun ke Lapangan
Kapten Arema FC, Hamka Hamzah (kanan) bersama pelatih Milan Petrovic (Medcom.id/Daviq Umar)

Malang: Arema FC mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0 dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2018, Sabtu 6 Oktober di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sesaat setelah pertandingan bertajuk Derby Jawa Timur ini berakhir, sejumlah suporter merangsek ke dalam lapangan.

Kapten Arema FC, Hamka Hamzah menyayangkan aksi ratusan suporter yang masuk ke dalam lapangan tersebut. Sebab akibat aksi itu, para pemain Singo Edan tidak bisa merayakan euforia kemenangan bersama Aremania (suporter Arema FC).

"Kami semua ingin merayakan euforia tapi ada beberapa orang yang masuk lapangan, akhirnya euforia itu tidak bisa kita rasakan bersama Aremania," katanya usai pertandingan.

Baca juga: Pelatih Arema Puji Permainan Jayus

Hamka meminta agar pada pertandingan-pertandingan selanjutnya tak ada lagi suporter yang turun ke lapangan. Sebab para pemain ingin merayakan euforia pertandingan dengan bernyanyi bersama suporter dari tengah lapangan dan suporter di tribun.

"Apalagi melawan Persebaya kita dapat memenangkan pertandingan, kami seluruh pemain ingin bernyanyi bersama. Tapi ada beberapa orang yang turun ke lapangan artinya kami tidak bisa merayakan euforia itu. Itu yang tim kami sangat sayangkan," ungkapnya.

Pemain bernomor punggung 23 ini juga mengingatkan bahwa sebenarnya posisi Arema di klasemen sementara belum benar-benar aman dari zona degradasi. Sehingga dukungan suporter diakuinya sangat dibutuhkan di setiap pertandingan.

"Kita belum terlalu aman keluar dari zona degradasi, dengan kejadian begini kita pasti akan dikenakan sanksi. Kalau sanksinya Arema tanpa penonton, gimana kita para pemain ini, siapa yang memberikan dukungan. Jadi saya mohon untuk semua Aremania, tolonglah ditahan," bebernya.

Baca juga: Aremania Turut Andil dalam Kekalahan Persebaya

Di samping itu, mantan punggawa Tim Nasional Indonesia ini juga menanggapi nyanyian rasis yang masih dinyanyikan suporter di dalam stadion. Menurutnya, untuk menghentikan nyanyian rasis, suporter harus kembali ke dirinya masing-masing.

"Karena tidak segampang itu kita bisa memberikan arahan puluhan ribu manusia untuk stop bernyanyi yang tidak enak didengar. Soal lagu saya sendiri sangat menyayangkan. Tapi perlahan bisa kita lihat, pelemparan-pelemparan sudah tidak ada lagi," pungkasnya.

Arema terancam hukuman dari PSSI dengan nyanyian bernada rasis yang memprovokasi dan aksi menginvasi lapangan. Apalagi dengan kejadian yang menimpa almarhum Haringga Sirla, seorang suporter Persija Jakarta, baru-baru ini yang meninggal akibat pengeroyokan oleh oknum suporter Persib Bandung.

Video: Begini Desain Medali Asian Para Games 2018

 



Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl
Uji Coba Timnas Indonesia vs Hong Kong

Andik Ungkap Perbedaan Timnas Sekarang dan Era Riedl

4 days Ago

Terakhir, Andik tampil saat Timnas Indonesia melakoni uji coba melawan Islandia pada 14 Januari…

BERITA LAINNYA
Video /