Kongres PSSI

Alasan PSSI Keukeuh Gelar Kongres di Makassar

Media Indonesia    •    12 Oktober 2016 12:37 WIB
kongres pssi
Alasan PSSI <i>Keukeuh</i> Gelar Kongres di Makassar
Plt Ketum PSSI, Hinca Pandjaitan (kiri) didampingi Sekjen PSSI Azwan Karim saat menggelar konferensi pers di kantor PSSI (Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kongres Tahunan Pemilihan PSSI tinggal menyisakan lima hari lagi, tepatnya pada 17 Oktober mendatang. Namun, hingga hari ini, lokasi penyelenggaraan kongres yang salah satu agendanya memilih ketua umum yang baru tersebut belum juga final.

Di satu pihak, PSSI bersikukuh menunjuk Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai tuan rumah. Di lain pihak, Kementerian Pemuda dan Olahraga berkeras tidak akan mengeluarkan rekomendasi jika kota penyelenggara bukanlah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lantas, apa alasan PSSI keukeuh menunjuk Makassar sebagai venue kongres? Sekjen PSSI, Azwan Karim menegaskan, PSSI tidak memiliki agenda untuk mengamankan salah satu caketum. Penunjukkan Makassar diakuinya hanya semata untuk tidak kembali melanggar statuta PSSI. Sesuai Pasal 28 ayat 2 Statuta PSSI, butuh setidaknya 8 minggu bagi PSSI untuk menyiapkan kongres di tempat baru.
 

Baca: Ada Kemungkinan Kongres PSSI Ditunda


"PSSI sudah mengakomodasi semua yang diinginkan pihak-pihak itu, mau kongres pemilihan lebih cepat juga kami penuhi. Kita ini tidak ingin bertentangan dengan pemerintah, hanya menjalankan statuta," ujar Azwan.

Lebih jauh, pihak PSSI juga mengklaim sudah mendapatkan izin keramaian dari Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar untuk menyelenggarakan kongres. "Kami sudah dapatkan izin dari Polres Makassar dan terus berkomunikasi dengan Kemenpora," lanjutnya.

Akan tetapi, izin itu tidak menjamin Makassar akan lolos sebagai tuan rumah kongres yang akan memilih ketua umum baru PSSI. Pasalnya, Deputi IV Bidang Prestasi Peningkatan Olahraga Kemenpora Gatot S Dewa Broto meyakinkan kongres hanya boleh dilaksanakan jika ada izin dari Mabes Polri. Mabes Polri, kata Gatot, hanya akan mengeluarkan izin sesuai dengan permintaan Kemenpora.
 

Baca juga: Mencalonkan Diri Sebagai Ketum PSSI, Letjen Edy Mengklaim Didukung 97 Klub


Menanggapi polemik ini, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tono Suratman menyarankan agar PSSI menurunkan ego dan mengikuti saran pemerintah. Pasalnya, pemerintah tetap memiliki pengaruh untuk pengembangan PSSI di masa depan.

"Bagaimanapun juga, pemerintah adalah bagian yang mengatur regulasi. Yang penting pemerintah tidak intervensi. Saran yang diinginkan pemerintah merupakan saran yang harus dipertimbangkan," kata Tono di Jakarta.

Video: PSSI akan Tetap Gelar Kongres di Makassar
 


(ACF)

Tiga Pemain Indonesia Masuk Skuat Terbaik Semifinal Piala AFF
Indonesia menuju juara Piala AFF 2016

Tiga Pemain Indonesia Masuk Skuat Terbaik Semifinal Piala AFF

7 minutes Ago

Tiga pemain timnas Indonesia masuk dalam skuat terbaik semifinal Piala AFF.…

BERITA LAINNYA
Video /