Polemik Pengaturan Skor

Soal Sanksi Klub yang Terlibat Pengaturan Skor, PT LIB Serahkan ke PSSI

Kautsar Halim    •    04 Januari 2019 17:14 WIB
Pengaturan Skor Sepak Bola
Soal Sanksi Klub yang Terlibat Pengaturan Skor, PT LIB Serahkan ke PSSI
COO PT LIB, Tigor Shalomboboy. (Medcom.id/Kautsar Halim)

Beberapa klub Liga 2 sering disebut terlibat pengaturan skor. Menanggapi hal itu, PT LIB takkan ikut campur terkait sanksi kepada klub yang terlibat. Mereka fokus mengembangkan kualitas kompetisi.

Jakarta: PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola Tanah Air tidak berwenang memberi sanksi kepada klub-klub lokal yang diduga terlibat pengaturan skor. Soal itu, mereka serahkan langsung kepada PSSI atau Negara dalam hal ini Satgas Antimafia Bola.

CEO PT LIB, Risha Adi Wijaya menjelaskan, pihaknya terus berupaya mengembangkan kompetisi sepak bola Tanah Air lewat penjadwalan yang tepat serta sisi komersial yang lebih menjanjikan. Berbagai rancangan untuk musim 2019 yang lebih baik juga telah mereka siapkan.  

"Dalam menyongsong musim 2019, sudah ada beberapa hal yang kami siapkan. Tentunya itu dilakukan untuk menjawab berbagai pertanyaan partner-partner kami juga," kata Risha dalam jumpa pers di Kantor PT LIB, Jakarta, Jumat 4 Januari 2019.

Baca: Klarifikasi PT LIB Usai Dipanggil Satgas Antimafia Bola

Namun, menjelang musim 2019 beredar kabar tak sedap bahwa terdapat beberapa klub, khususnya dari Liga 2 Indonesia yang terlibat pengaturan skor. Sebut saja, PS Mojokerto Putra, PSS Sleman, Madura FC dan Aceh United FC.

PSS Sleman merupakan salah satu tim yang dipromosikan naik ke kasta tertinggi karena keluar sebagai juara Liga 2 Indonesia 2018. Beredar rumor, statusnya sebagai tim Liga 1 bisa ditunda lantaran namanya masuk sebagai klub yang diduga terlibat pengaturan skor.

Menanggapi rumor tersebut, COO PT LIB Tigor Shalomboboy tidak bisa memberi jawaban pasti. Pasalnya, pihak yang menentukan sanksi untuk PSS Slemen atau klub yang terlibat pengaturan skor bukan operator kompetisi. 

"Kami serahkan kepada PSSI. ada badan yudisial di dalam PSSI yang bergerak untuk hal itu. Kemudian, negara melalui Satgas Antimafia juga bisa memberikan hukuman," kata Tigor.

Sementara itu, PS Mojokerto sudah disanksi oleh Komdis PSSI. Mereka dilarang beraktifitas di seluruh kompetisi PSSI selama semusim.

Video: Polisi Periksa Direktur PT LIB Terkait Kasus Pengaturan Skor


(ASM)


Video /