Liga Indonesia Semrawut, Menpora Surati PSSI

Gregah Nurikhsani Estuning    •    10 November 2017 16:44 WIB
pssi
Liga Indonesia Semrawut, Menpora Surati PSSI
Imam Nahrawi. (Foto: ADAM DWI)

Jakarta: Ramainya pemberitaan negatif mengenai kompetisi sepak bola baik itu Liga 1 dan Liga 2 membuat Menpora Imam Nahrawi tak tahan untuk bersikap. Cak Imam mendesak PSSI dan PT LIB untuk menyampaikan laporan secara lengkap kepada pemerintah.

Lewat surat nomor 11.9.1/Menpora/XI/2017 perihal Permintaan Klarifikasi dan Laporan Terhadap Penyelenggaraan Liga 1 dan 2 kepada PSSI, ada empat poin yang menjadi desakan Menpora.

Yang pertama adalah meminta operator liga untuk segera melaksanakan seluruh laga, baik Liga 1 dan Liga 2 secara serentak pada waktu yang bersamaan.

Selain itu, Menpora juga mendesak agar seluruh pertandingan penentuan juara dan degradasi agar disiarkan secara live di televisi.
 

Baca: Indra Sjafri Menjawab Isu Pemecatan Dirinya


Dalam rilis resmi di laman Kemenpora, surat tersebut dikeluarkan karena derasnya informasi dari kalangan masyarakat yang resah dengan kondisi semrawut tersebut.

"Meskipun kami bisa memahami tingkat kesulitan yang dihadapi PSSI dan PT LIB. Namun demikian sangat disayangkan banyak kontroversi yang sesungguhnya tidak perlu terjadi dan atau dapat diminimalisasi, mengingat harapan Pemerintah, FIFA, AFC dan Masyarakat umum demikian tingginya pada pengurus PSSI saat ini," tulis Menpora dalam surat tersebut.

Di poin berikutnya, Imam Nahrawi berharap agar tidak ada lagi perubahan-perubahan mendadak, baik itu yang berupa sanksi atau law of the game. Itu dikhawatirkan bisa mencederai kepercayaan publik kepada PSSI dan PT LIB.

Kemudian tak lupa Menpora mendesak PSSI dan PT LIB untuk segera mengirimkan laporan selengkap-lengkapnya setelah kompetisi Liga 1 dan Liga 2 berakhir.

Video: PSSI Luncurkan Buku Kurikulum Pembinaan Sepak Bola
 


(ASM)

Siapa Lolos, Siapa Tersingkir di <i>Matchday</i> 5? Ini Hitung-hitunganya!
Liga Champions 2017--2018

Siapa Lolos, Siapa Tersingkir di Matchday 5? Ini Hitung-hitunganya!

2 hours Ago

Sebanyak 12 tim berpeluang mengikuti jejak empat tim yang sebelumnya sudah lebih dulu lolos ke …

BERITA LAINNYA
Video /