Polemik Pengaturan Skor

Klarifikasi PSS Sleman Terkait Tudingan Terlibat Pengaturan Skor

Ahmad Mustaqim    •    07 Januari 2019 15:39 WIB
Pengaturan Skor Sepak Bola
Klarifikasi PSS Sleman Terkait Tudingan Terlibat Pengaturan Skor
CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Soekeno. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Sleman: Klub promosi Liga 1, PSS Sleman menjadi salah satu yang disebut diduga terlibat dalam pengaturan skor. Namun, pihak PSS membantah semua tudingan tersebut. 

CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Soekeno mengatakan, timnya sejak awal musim Liga 2 melakukan persiapan maksimal untuk bisa promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia mengatakan, pemain dengan kaya pengalaman didatangkan untuk klub yang berkandang di Stadion Maguwoharjo tersebut. 

"Biaya termahal di Liga 2 (musim 2018) itu PSS. Kalau ingin atur skor, gak usah manggil (Cristian) Gonzales. Betul ya. Mending pemain biasa-biasa, biayanya kecil. Lha ini biayanya sebulan Rp700 juta (untuk Gonzales). Hampir menyerupai Liga 1," ujar Soekeno di Sleman.  

Ia mengungkapkan, pihak direksi dan menejemen bekerja keras untuk bisa mengangkat prestasi klub berjuluk Super Elang Jawa. PSS, kata Soekeno, tak lepas dari sanksi selama pelaksanaan Liga 2 musim 2018. 

Baca: Persija Resmi Tunjuk Ivan Kolev Sebagai Pelatih


"Ngapain kita ngatur skor. Saking kita takut dipermainkan, main tanpa penonton dilakoni. PT rugi itu. Sekali laga (tanpa penonton), Rp600-700 juta ilang," tutur Soekeno. 

Sejauh ini, ia mengaku belum ada konfirmasi atau pemanggilan dari Polri ataupun Satuan Tugas Antimafia Bola. Meski begitu, dirinya siap untuk memberikan penjelasan. 

"Semua bisa merekam perjalanan PSS. Kita full team terus dengan pemain mahal-mahal. Sampai pada delapan besar, pemain kita karantina di hotel. Perjalanan pemain dijaga, jangan sampai tim kita masuk angin. Kalau mau ngatur skor gak perlu seketat itu. Pemain dijaga. Kalau isu (pengaturan skor PSS) monggolah (silakan)," papar Soekeno.

PSS menjadi juara Liga 2 musim 2018 dan akan berkompetisi di Liga 1 musim 2019. Direksi belum lama ini menunjuk Retno Sukmawati, istri almarhum Supardjiono (legenda PSS) menjabat manajer menggantikan Sismantoro. Sementara, pelatih masih dijabat Seto Nurdyantoro. 

Video: Persija Datangkan Bruno Matos


(ASM)


Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar
Persiapan Piala AFF U-22

Lawan Uji Coba Timnas U-22 Tidak Harus Klub Besar

14 hours Ago

Indra Sjafri membantah bahwa Timnas U-22 akan beruji coba melawan Persija Jakarta dan Persebaya…

BERITA LAINNYA
Video /