PSSI Dituntut Implementasikan Aturan Suporter Tim Tamu

Daviq Umar Al Faruq    •    30 September 2018 23:49 WIB
liga 1 indonesia
PSSI Dituntut Implementasikan Aturan Suporter Tim Tamu
Manajer dari 18 klub Liga Indonesia 1 mendeklarasikan ikrar bertemakan #RivalitasTanpaMembunuh di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 29 September 2018. (Foto: Daviq/Medcom.id)

Malang: Juru bicara 18 klub Liga 1 Indonesia, Haruna Soemitro, menuntut PSSI agar segera mengimplementasikan aturan kewajiban tim tuan rumah untuk memberi jatah kursi bagi suporter tim tamu. Sebab dijelaskannya, terdapat aturan FIFA yang menyebutkan tim tuan rumah wajib menyediakan lima persen kursi untuk suporter tim tamu.

"Kami mengusulkan aturan itu diimplementasikan secara bertahap. Karena aturan itu dimatikan begitu saja selama ini karena masalah sosial dan keamanan," kata Haruna di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (29/9/2018).

Klik: Timnas U-16 Pede Hadapi Australia

Pria yang juga manajer Madura United ini menyampaikan aturan itu bisa dilaksanakan secara bertahap, mulai dari satu persen dan seterusnya, terutama untuk laga-laga krusial. Selain itu, suporter yang hadir saat tim kesayangannya bertandang juga harus dipilah kembali.

"Tidak orang liar, tetapi harus melalui akses database yang kuat. Yakni suporter yang terafilisasi dengan klub dan memiliki kartu anggota suporter tim tamu tadi," bebernya.

Disisi lain, Haruna memastikan bahwa 18 klub Liga 1 percaya sepenuhnya langkah-langkah yang bakal dilakukan PSSI untuk mengambil keputusan tegas, keras dan paripurna. Pihaknya yakin berbagai keputusan diambil agar aksi kekerasan dalam sepak bola tidak terulang. 

"Menjadi kekhawatiran kita samua atas laten hooliganisme. Kita tidak boleh kalah dari kekerasan. Respect for all. Tanpa sepak bola tidak ada apa-apanya suporter. Begitu juga sebaliknya, tanpa suporter sepakbola tidak ada apa-apanya," pungkasnya.

Klik: Tanpa Rivalitas, Sepakbola Seperti Nonton Bioskop

Para manajer dari 18 klub Liga 1 Indonesia mendeklarasikan ikrar bertemakan #RivalitasTanpaMembunuh di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu 29 September. Ikrar ini dibacakan sebelum bergulirnya laga amal Arema FC kontra Madura United.

Pembacaan ikrar itu bertujuan untuk mengungkapkan rasa simpatik kepada pendukung Persija Jakarta, Haringga Sirila, yang tewas dikeroyok oknum suporter Persib pada Minggu 23 September lalu. Insiden terjadi saat Haringga ingin menyaksikan laga Persib kontra Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

18 perwakilan klub yang mendukung pembacaan ikrar tersebut berasal dari Arema FC, Madura United, Persib Bandung, PSM Makassar, Bali United, dan Persija Jakarta. Selain itu terdapat juga Bhayangkara FC, Barito Putera, Persipura Jayapura, Borneo FC, Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, Mitra Kukar, Sriwijaya FC, PSIS Semarang, PS Tira, Perseru Serui, dan PSSM Medan.

 


(KAU)


Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam
Leg I Final Piala AFF 2018

Piala AFF 2018: Malaysia Terhindar dari Kekalahan atas Vietnam

4 hours Ago

Malaysia terhindar dari kekalahan atas Vietnam pada leg pertama babak final Piala AFF 2018, Sel…

BERITA LAINNYA
Video /