Piala Indonesia

Mendapatkan Respons Positif, Sekjen PSSI Apresiasi Piala Indonesia

Kautsar Halim    •    08 Januari 2019 16:54 WIB
Piala Indonesia
Mendapatkan Respons Positif, Sekjen PSSI Apresiasi Piala Indonesia
Sekjen PSSI, Ratu Tisha. (Foto: medcom.id/Kautsar Halim)

Sekjen PSSI Ratu Tisha mengapresiasi ajang Piala Indonesia. Menurutnya, ajang tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Jakarta: Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, mengapresiasi euforia perhelatan Piala Indonesia. Meski baru sampai babak 32 besar, namun eventnya dia katakan mendapat respons luar biasa dari seluruh pencinta sepak bola Tanah Air.

Piala Indonesia sengaja diadakan untuk mengangkat tim-tim yang kurang terkenal dari Liga 2 maupun Liga 3. Masing-masing dari mereka berkesempatan bentrok dengan klub Liga 1 yang biasanya diisi pemain bintang.

Tisha menjelaskan, rata-rata jumlah penonton yang menyaksikan langsung laga Piala Indonesia berkisar dari angka 5.000 hingga 6.000 orang. Itupun terjadi karena infrastruktur stadion tim tuan rumah memiliki kapasitas kecil.

Meski begitu, terdapat tiga pertandingan akbar yang terjadi sebelum babak 32 besar, yakni Persiter Ternate vs PSM Makassar, PSCS Cilacap kontra Persib Bandung dan Persekapas Pasuruan vs Bali United. Penonton yang hadir saat itu berjumlah lebih dari 11 ribu orang.

"Persiter Ternate vs PSM Makassar yang disaksikan lebih 12 ribu orang. Lalu, ketika PSCS Cilacap kontra Persib Bandung yang juga dihadiri lebih dari 12 ribu orang,"papar Tisha usai ikut mengundi tim peserta babak 32 besar Piala Indonesia di Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.

Baca: Wasit Terima Rp45 Juta untuk Menangkan Persibara


"Laga terbesar ketiga ketika Persekapas Pasuruan menjamu Bali United yang disaksikan hingga 11.500 orang," tambah wanita 33 tahun tersebut.

Babak 32 besar Piala Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari hingga 6 Februari. Tisha pun tidak lupa berterimakasih kepada klub-klub peserta yang harus angkat koper lebih dulu.

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim. Terutama klub dari Liga 3 dan Liga 2. Meskipun telah gugur, tercatat ada tiga pertandingan spektakuler yang diramaikan seluruh publiknya," ujar Tisha.

"Semangat dari Piala Indonesia adalah membangkitkan sepak bola daerah. Jadi, kompetisinya harus merakyat sampai ke pelosok-pelosok Indonesia," tambahnya menutup.

Video: Persija Jajal Lapangan Latihan Baru


(ASM)


Video /