Indonesia Junior Soccer League (IJSL) 2017

IJSL Bisa Dijadikan Sarana Rekreasi Keluarga

Kautsar Halim    •    08 Mei 2017 06:03 WIB
sepak bola
IJSL Bisa Dijadikan Sarana Rekreasi Keluarga
Seorang ibu sedang menyaksikan langsung IJSL 2017. (Foto: MTVN/Zam)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemeriahan kompetisi Indonesia Junior Soccer League (IJSL) 2017 tidak hanya terdapat dalam tiap pertandingan yang digelar. Di balik itu semua, justru pihak keluarga yang punya peran paling heboh.

Berdasar pantauan Metrotvnews.com, jumlah penonton yang hadir terlihat lebih banyak ketimbang anak-anak yang bertanding. Setelah ditelusuri, ternyata kebanyakan dari anak-anak itu memang ditemani langsung seluruh anggota keluarganya.



Minimal, anak tersebut ditemani ayah atau ibunya saja ketika bertanding. Namun, tidak jarang juga jika ada anggota keluarga lain yang datang, misalnya paman, nenek, bibi, adik atau kakaknya.

Kegiatan para keluarga di tribun penonton juga tidak hanya menyaksikan pertandingan. Pasalnya, mereka tidak ragu berbaur dengan keluarga lain yang masih berada dalam satu Sekolah Sepak Bola (SSB).



Sorak-sorai dan yel-yel dukungan keluarga pasti selalu terdengar ketika SSB sang anak bermain. Seluruh bagian keluarga sama sekali tidak jenuh, meskipun jalannya pekan pertama IJSL berlangsung dari pagi hingga sore.

Tidak selesai sampai di situ, dukungan keluarga juga menyentuh urusan perut anak-anak yang bermain. Pasalnya, para orang tua peserta yang berada dalam satu SSB pasti saling bekerjasama untuk menyiapkan konsumsi atau perbekalan.

Para orang tua menyiapkan konsumsi untuk anaknya. (Foto: MTVN/Zam)


Tidak sedikit para orang tua yang menyuapi peserta IJSL. (Foto: MTVN/Zam)


Suasana makin hangat ketika seluruh anak-anak dan keluarganya menggelar acara makan bersama seusai pertandingan. Biasanya, anak tersebut akan dipuji ketika timnya menang atau dianjurkan berlapang dada apabila menerima kekalahan.

Miratun salah seorang ibu dari Tangerang sempat mengatakan kepada Metrotvnews.com. Meski penuh pengorbanan, namun ia bersama suami bertekad kuat  mendukung anaknya menjadi pesepakbola handal.

Dukungan itu ia tunjukkan dengan menonton langsung pertandingan sambil menyiapkan berbagai keperluan yang dibutuhkan anak. Toni--nama putranya hanya tinggal bertanding dengan baik agar Miratun bisa bahagia.

"Saya dan suami pasti ikut setiap anak bertanding. Saya juga bawakan dia makanan, minuman yang dibutuhkan di sini. Saya senang banget tadi dia bisa cetak gol," kata Miratun.

"Kami ke sini dengan sewa bus. Tapi, beberapa orang tua lain ada yang naik mobil pribadi juga. Meskipun nanti kompetisi ini pindah lagi ke Sentul, saya akan tetap datang," tambahnya.

Miratun dan Toni. (Foto: MTVN/Zam)

Kebersamaan Miratun dan keluarga hanya contoh kecil dari berbagai keseruan yang terdapat di IJSL 2017.Orang tua lainnya juga banyak yang semringah karena bisa menjalin kebersamaan dengan teman maupun anggota keluarga sendiri. Momen berkualitas seperti ini tentu jauh lebih baik, ketimbang harus liburan ke tempat wisata yang mahal.

Berikut cuplikan video dukungan orang tua di IJSL 2017:


(KAU)

Black Eyed Peas Bakal Guncang Panggung Final Liga Champions
Jelang Final LIga Champions 2016--2017

Black Eyed Peas Bakal Guncang Panggung Final Liga Champions

22 hours Ago

Grup vokal bergenre hip-hop ini akan tampil sebelum kick off pertandingan antara Real Madrid da…

BERITA LAINNYA
Video /