Liga 1 2017

Marak Kasus Kekerasan di Liga 1, Penggawa Bali United Angkat Bicara

Krisna Octavianus    •    17 Mei 2017 16:07 WIB
liga 1 indonesia 2017
Marak Kasus Kekerasan di Liga 1, Penggawa Bali United Angkat Bicara
Yabes Roni (Kanan). (Foto: Ant/Nyoman Budhiana)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kekerasan pemain di lapangan yang berujung pemukulan atau pencekikan sedang hangat dibahas masyarakat sepak bola Indonesia. Terbaru, kasus pencekikan Manahati Lestusen kepada pemain PSM Makassar, Marc Klok tengah menjadi buah bibir.

Kasus itu menjadi pembicaraan karena status Manahati adalah pemain tim nasional Indonesia. Ia dianggap tak bisa menahan emosinya karena berlaku tidak sportif dalam pertandingan. Apalagi, saat itu ia adalah kapten tim PS TNI.

Sebelumnya, ramai dibicarakan kasus pemukulan yang dilakukan dua penggawa timnas lainnya, Abduh Lestaluhu dan Ferdinan Sinaga. Abduh tertangkap kamera memukul kepala striker Bhayangkara FC, Thiago Furtoso. Sementara itu, Ferdinand memukul kepada striker Persela, Ivan Carlos.

Baca: Prediksi Celta Vigo vs Real Madrid: El Real Amankan Posisi Puncak


Status ketiganya yang tergabung di timnas Indonesia untuk Piala AFF 2016 itu disayangkan banyak pihak. Mereka dianggap tidak bisa menjadi contoh yang baik bagi pemain lain.

Melihat hal itu, winger Bali United, Yabes Roni angkat suara. Ia berharap sesama pesepak bola bisa saling menghargai di lapangan. Apalagi, sepak bola adalah mata pencaharian sehari-hari.

"Ya, kalau saya sendiri lebih berbenah lagi, karena kita sama-sama cari makan di lapangan. Jadi, harus sama-sama saling menghargai," ujar Yabes Roni saat ditemui di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Sementara itu, Irfan Bachdim menyebut emosi di lapangan adalah hal biasa. Bahkan, emosi bisa mengubah siapa pun di atas lapangan. Ia tahu bahwa ketiga pemain yang disebutkan di atas itu adalah pemain baik dan menjadi rekannya dalam persiapan Piala AFF 2016.

Baca: Komdis PSSI: Status Anggota TNI tak Membuat Manahati Kebal Hukum


"Ya, sepak bola biasa ada emosi, untuk saya tidak ada masalah. Mereka (Manahati, Abduh Lestaluhu, Ferdinand) adalah orang baik, tapi emosi bisa mengubah orang di lapangan," sambungnya.

Saat ini, Komisi Disiplin PSSI sudah menjatuhkan hukuman kepada Ferdinand dan Abduh masing-masing empat laga tak boleh bermain. Sementara, kasus Manahati masih dalam penyelidikan Komdis PSSI.

Video: Persib Bandung Terus Bersiap Jelang Lawan Borneo FC



(ASM)

Final Liga Champions akan Digelar dalam Keadaan Atap Stadion Tertutup
Jelang Final LIga Champions 2016--2017

Final Liga Champions akan Digelar dalam Keadaan Atap Stadion Tertutup

1 day Ago

Untuk pertama kalinya laga final Liga Champions akan berlangsung dalam keadaan atap stadion ter…

BERITA LAINNYA
Video /