Liga 1 Indonesia 2018

Alasan Pemain Lebanon Angkat Koper dari PSIS Semarang

Budi Arista Romadhoni    •    08 September 2018 17:05 WIB
liga 1 indonesia
Alasan Pemain Lebanon Angkat Koper dari PSIS Semarang
Penyerang asing PSIS Semarang asal Lebanon, Abou Bakr Al Mel (tengah) saat memberikan keterangan pers di Mess PSIS Semarang (Foto: Budi Arista/Medcom.id)

Semarang: PSIS kembali mengalami posisi sulit. Selain masih terjerembab jurang degradasi dari Liga 1, Mahesa Jenar harus merelakan kepergian penyerang asing mereka asal Lebanon, Abou Bakr Al Mel.

Penyerang yang baru bergabung sekitar dua bulan tersebut harus pulang ke negeri asalnya. Bako menjelaskan, alasannya mundur dari PSIS lantaran faktor keluarga. Ayah Bako mengalami sakit kanker dan tidak bisa ditinggal. Sehingga satu-satunya solusi bagi pemain berusia 25 tahun ini yaitu kembali ke Lebanon.

"Saya dalam kondisi yang sangat tidak baik, Ayah saya menderita kanker dan divonis hidup tinggal tiga sampai empat bulan lagi. Jadi tidak ada pilihan selain saya pulang ke Lebanon," katanya saat ditemui wartawan di Mess PSIS Semarang.

Bako merupakan rekrutan baru PSIS di putaran kedua Liga 1 musim ini. Bako mengisi slot pemain asing dari Asia, menggantikan Akhlidin Israilov asal Kyrgyztan, yang kurang memberikan kontribusi.

Dalam pertandingan di Liga 1, ia sudah  tiga kali menjalani pertandingan dengan PSIS,  dan sudah mengemas satu assist.

Dia mengaku, sudah berkomunikasi dengan jajaran manajemen dan juga CEO PSIS, Yoyok Sukawi terkait masalah yang dialaminya. Berbagai solusi juga sudah ditawarkan untuk tetap bisa bermain dengan skuat Laskar Mahesa Jenar.

"Dalam latihan saya tidak bisa berlatih dengan fokus, jadi beberapa hari lalu saya bicara kepada presiden. Presiden sudah memberikan banyak solusi agar bisa tetap bertahan di PSIS. Saya berterimakasih dengan solusi itu tetapi tekad saya sudah bulat harus kembali ke Lebanon," ujarnya.

Menghadapi sisa pertandingan dan bertahan di Liga 1, PSIS praktis menyisakan tiga pemain asing yaitu Bruno Silva, Petar Planic, dan Ibrahim Conteh.

Bako berharap kehadiran tiga pemain asing ini, ditambah kehadiran pelatih baru, Jafri Sastra bisa mengangkat prestasi PSIS di putaran kedua Liga 1.

"Saya meminta maaf kepada semua pihak di Semarang, terutama kepada fans, pemain dan presiden saya tidak bisa menyelesaikan kontrak saya di Semarang. Saya berharap suatu saat bisa kembali berkostum PSIS Semarang," tandasnya.

Persib Siap Tempur Hadapi Arema



(FIR)


Video /