Plt Ketum PSSI Jokdri Belum Ditahan

Siti Yona Hukmana    •    16 Februari 2019 12:22 WIB
liga indonesia
Plt Ketum PSSI Jokdri Belum Ditahan
Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka mafia pengaturan skor (dok. Medcom.id)

Jakarta: Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono (Jokdri) belum dilakukan penahanan. Ia menyandang status tersangka sejak Kamis, 14 Februari 2019. 

"Belum (ditahan)," kata Ketua Tim Media Satuan Tugas Anti-Mafia Bola Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, 16 Februari 2019.

Argo enggan membeberkan alasan belum melakukanan penahanan terhadap Jokdri. Namun, dia menyebut Jokdri belum pernah dimintai keterangan setelah penetapan sebagai tersangka.

"Diperiksa sebagai tersangka saja belum," akunya.

Kemudian, terkait pemeriksaan Jokdri pun belum ada agenda. Argo mengaku menunggu jadwal dari penyidik.

Jokdri ditetapkan sebagai tersangka karena merusak barang bukti terkait pengaturan skor. Penetapan sebagai tersangka terhadap Jokdri dilakukan setelah menggeledah rumahnya dan ruang kerjanya. 

Atas ditetapkan Jokdri sebagai tersangka, jumlah total tersangka mafia bola menjadi 12. Sebelumnya, dalam kasus mafia bola ini polisi telah menetapkan 11 tersangka. Mereka adalah Mantan Anggota Wasit Priyatno, Wasit Futsal Anik Yuni Artika Sari, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, Anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih, Wasit Persibara Banjarnegara vs Pasuruan Nurul Safarid, Staf Direktur Perwasitan PSSI Mansyur Lestaluhu dan Pemilik Klub PSMP Mojokerto Vigit Waluyo. Kemudian yang masuk daftar pencarian orang (DPO) yakni, P, CH, NR, dan DS.

Video: Wacana E-sport Masuk Kurikulum Perlu Kajian Matang