Sean Cox Masih Kritis, Keluarga Senang dengan Dukungan Suporter Liverpool

Krisna Octavianus    •    09 Mei 2018 20:05 WIB
liverpool
Sean Cox Masih Kritis, Keluarga Senang dengan Dukungan Suporter Liverpool
Pemain Liverpool membentangkan banner bertuliskan Sean Cox usai semifinal leg kedua Liga Champions. (Foto: AFP/PAUL ELLIS)

Liverpool: Keluarga Sean Cox mengatakan mereka senang dengan pesan dukungan yang diberikan pendukung Liverpool. Meskipun Cox saat ini masih dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Pria 53 tahun itu terluka dalam insiden bentrokan sebelum leg pertama semifinal Liga Champions antara Liverpool vs AS Roma di Anfield yang berujung dua pria Italia didakwa dan ditahan oleh Polisi Merseyside.

Anak asuh Juergen Klopp memberi penghormatan kepada Cox dengan spanduk saat mereka merayakan kelolosan ke final di Ibu Kota Italia. Sementara itu, Roma mengenakan jersey dengan tulisan 'Forza Sean' dalam latihan sebelum leg kedua.

Meskipun dia masih kritis, keluarganya tetap berharap pemulihan penuh dan mengucapkan terima kasih atas dukungan mereka.

"Sebagai sebuah keluarga kami telah merasa senang dengan dukungan yang kami terima sejak Sean Cox terluka parah dua minggu lalu," demikian pernyataan yang dirilis oleh situs resmi Liverpool, atas nama keluarga Cox.

"Staf medis bersikap luar biasa di Walton Centre yang terus merawat Sean. Kepada petugas Polisi Merseyside yang sangat berdedikasi yang telah membantu kami sejak saat kami tiba, kami sangat terhibur mengetahui bahwa kami berada di tangan yang baik," lanjut keterangan pihak keluarga.

"Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan rasa syukur yang kami rasakan kepada orang-orang dari Liverpool dan Irlandia yang telah menempatkan Sean ke hati mereka."

"Setiap surat dan kartu setiap hari datang dari negara ini, dari Irlandia dan sekitarnya. Setiap orang dari mereka berharap kami baik dan tawaran dukungan yang menyertainya telah mengingatkan kami, bahkan di saat-saat kami yang paling gelap, bahwa kami tidak berjalan sendirian."

"Sean tetap dalam kondisi kritis tetapi dia adalah seorang pejuang. Tetapi ditambah dengan dukungan medis dan spiritual yang dia terima, memberi kami harapan di hati kami dan kami merindukan hari ketika suami, ayah, dan saudara kami pulang ke Dunboyne. Jadi, kami bisa bersama sebagai satu keluarga sekali lagi."

"Sementara itu, kami akan meminta agar privasi kami terus dihormati dan ketika kami memiliki berita, kami akan membagikannya pada waktu yang tepat. Sampai saat itu, yang bisa kami lakukan adalah berharap dan berdoa untuk Sean dengan pengetahuan bahwa dia menerima perawatan terbaik," tutup pernyataan tersebut.

Cox dipukuli oleh pendukung Roma di sekitar Anfield sebelum laga leg pertama. Serangan dilakukan oknum suporter Roma dengan membabi buta kepada Cox yang berujung pria asal Irlandia itu tak sadarkan diri.

 


(ASM)


Video /