Salah Rela Korbankan Kesenangan Pribadi Demi Mimpi Liverpool

Kautsar Halim    •    12 Maret 2019 22:21 WIB
liga championsliverpool
Salah Rela Korbankan Kesenangan Pribadi Demi Mimpi Liverpool
Mohamed Salah. (Paul ELLIS / AFP)

 Liverpool: Mesin gol Liverpool, Mohamed Salah, mengaku tidak terlalu memprioritaskan kesuksesan di Liga Champions 2018--2019. Menurut dia, Liga Primer Inggris merupakan ajang yang paling penting.

"Jujur saja, Liga Champions memang kompetisi paling bergengsi bagi saya. Tapi, mimpi dari seluruh kota dan klub ini (Liverpool) adalah Liga Primer Inggris," kata Salah seperti dikutip Sportsmole.

Liverpool harus tergelincir ke urutan dua klasemen sementara Liga Primer Inggris karena ditahan imbang Everton tanpa gol pada awal Maret lalu. Jadi, meski menang atas Burnley pada akhir pekan lalu, mereka tetap berjarak dengan 1 poin dengan City yang meraih kemenangan dalam dua laga sebelumnya.
 

Klik: Guendogan Tertarik Cari Tantangan di Klub Lain


Di tengah merosotnya pencapaian di kompetisi domestik, Liverpool sedang dihadapkan dengan laga krusial leg 2 babak 16 besar Liga Champions kontra Bayern Muenchen, Kamis 14 Maret mendatang. Jika sampai kalah, The Reds dipastikan tersingkir.

Ditanya lebih penting Liga Primer Inggris atau Liga Champions, Salah memang menjawab ingin menjuarai keduanya. Kendati demikian, dia tidak ingin memaksakan diri harus tampil habis-habisan di Liga Champions agar kebugarannya tetap terjaga untuk menyambut laga lanjutan Liga Primer Inggris.
 

Klik: Ungkapan Terima Kasih Rashford kepada Van Gaal


"Saya tetap bahagia apabila harus berkorban mewujudkan mimpi tersebut (jadi juara Liga Primer Inggris). Tapi alangkah bagusnya memang bisa memenangkan keduanya," tutur penyerang asal Mesir tersebut.

"Liga Primer Inggris sangat ketat dan masih banyak laga berat yang harus kami lalui. Yang bisa kami lakukan saat ini hanya memenangkan laga sambil sambil berharap sang rival kalah," tambahnya

Usai melawan Muenchen, Liverpool akan dijamu Fulham pada Minggu 17 Maret malam WIB. Meski calon lawannya itu sedang terpuruk di zona degradasi, Salah tidak mau ambil risiko untuk menganggap remeh lawan.

"Tekanan memang ada, tapi saya punya mental yang kuat. Kita lihat saja nanti apa yang terjadi pada akhir musim ini. Saya sendiri sudah siap secara mental dengan apapun hasilnya," pungkas Salah. (Sportsmole)



(KAU)