Chelsea Juara

Lima Laga Kunci yang Membawa Chelsea Menjadi Juara

Krisna Octavianus    •    13 Mei 2017 09:03 WIB
chelsea 2016--2017
Lima Laga Kunci yang Membawa Chelsea Menjadi Juara
Pemain Chelsea merayakan gelar juara yang mereka raih di maras WBA (Foto: ANTHONY DEVLIN / AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemenangan atas West Bromwich Albion (WBA) di The Hawthorns dini hari tadi memastikan Chelsea menjadi kampiun Liga Primer Inggris musim ini. Itu menjadi gelar keenam secara keseluruhan atau yang kelima di era Liga Primer Inggris.

Kemenangan 1-0 atas WBA memastikan keunggulan The Blues di puncak klasemen atas Tottenham Hotspur dengan jarak 10 poin sisa dua lag lagi. Raihan poin itu tak mungkin lagi dikejar oleh Spurs.

BACA: Menang Minimalis atas WBA, Chelsea Juara Liga Primer Inggris

Anak asuh Antonio Conte telah memimpin di tabel klasemen begitu lama sehingga kesuksesan mereka memiliki keniscayaan yang tak terhindarkan selama beberapa bulan, meski awal yang lucu dan aneh bagi pelatih asal Italia itu di Inggris tidak boleh dilupakan.

BACA: Conte: Kami Memenangi Gelar Bersama-sama

Ada banyak langkah penting dalam perjalanan menuju tangga juara Liga Primer Inggris, tapi kami telah mempersempit semuanya sampai lima pertandingan penting.

1. ARSENAL 3-0 CHELSEA (24/09/2016)

Sebuah tampilan babak pertama yang menghancurkan dari Arsenal di Emirates Stadium mendorong The Gunners menjadi penantang gelar di awal musim dan membuat fan Chelsea marah besar.

Alexis Sanchez, Theo Walcott, dan Mesut Ozil berhasil mencetak gol sebelum jeda untuk meninggalkan tim tamu tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan dan dengan defisit delapan poin bagi pemimpin awal Manchester City setelah hanya enam pertandingan.

Tampaknya berlawanan dengan intuisi untuk memilih kekalahan seperti ini sebagai momen vital dalam meraih gelar, tapi pertandingan ini terbukti menjadi kesempatan terakhir eksperimen Antonio Conte dengan skema empat bek.

Untuk pertandingan berikutnya melawan Hull City, pelatih asal Italia itu kembali ke formasi 3-4-3 yang membuatnya sukses bersama Juventus. Chelsea memenangkan pertandingan itu 2-0, dan setiap pertandingan kemudian sampai 4 Januari.

2. CHELSEA 4-0 MANCHESTER UNITED (23/10/2016)

Jose Mourinho kembali ke Stamford Bridge, kurang dari setahun setelah pemecatannya dalam kampanye mengerikan untuk the Blues, berakhir dengan penghinaan total dari awal sampai akhir.

Pedro membuka skor setelah 30 detik dan Gary Cahill berhasil membawa The Blues unggul 2-0 sebelum jeda, sebelum usaha solo yang luar biasa dari Eden Hazard dan bahkan N'Golo Kante menyelesaikan pertandingan tersebut.
 
3. CHELSEA 2-1 TOTTENHAM (26/11/2016)

Tottenham masuk ke pertandingan ini dengan limbung setelah tersingkir dari babak penyisihan grup Liga Champions namun tampak bertekad untuk mempertahankan awal tak terkalahkan mereka ke dalam kampanye liga.

Memang, sisi Mauricio Pochetino dominan sejak kick-off dan memimpin melalui gol baik Christian Eriksen saat pertandingan berusia 11 menit, dengan kemenangan pertama di Stamford Bridge sejak Februari 1990 tampaknya akan terjadi.

Namun Chelsea, yang berhasil meraih kemenangan 1-0 melawan Middlesbrough seminggu sebelumnya, sekali lagi menemukan respons saat mereka membutuhkannya. Pedro menyamakan kedudukan dengan tendangan brilian sebelum jeda, dan Victor Moses -pemain yang menonjol musim ini secara keseluruhan- menjadi penentu kemenangan Chelsea.

Kemenangan tersebut membuat mereka kembali ke puncak klasemen dan membuka celah tujuh poin dengan Spurs.

4. STOKE CITY 1-2 CHELSEA (18/03/2017)

Di tengah penampilan mereka yang lebih impresif, ini adalah kemenangan yang didapatnya melalui pertempuran hebat karena kecemerlangan taktik sepak bola.

Pertarungan yang menggelora di Stadion bet365 akan menjadi jalan Chelsea setelah tendangan bebas Willian lolos dari kiper Lee Grant, tetapi Gary Cahill melakukan pelanggaran yang membuat Jonathan Walters menyamakan kedudukan.

Pertandingan tampak ditakdirkan untuk finis sebagai imbang sebelum Cahill menebus kesalahan pada menit ke-87, mencetak gol dari sebuah sudut untuk menyegel kemenangan ke-20 dari 23 pertandingan di semua kompetisi.

Hasil ini membuat selisih dengan Tottenham menjadi 13 poin dengan 10 pertandingan tersisa dan anak asuh Conte benar-benar percaya bahwa gelar itu berada dalam genggaman mereka.

5. EVERTON 0-3 CHELSEA (30/04/2017)

Itu disebut sebagai batu sandungan utama terakhir di jalan Chelsea menuju gelar, tetapi pada akhirnya mereka nyaris tidak terhentikan.

Sebuah kekalahan dari anak asuh Ronald Koeman akan membuat Tottenham mengetahui bahwa kemenangan melawan Arsenal di derby di kemudian hari akan memangkas jarak menjadi satu poin dengan empat pertandingan tersisa.

Skor tersebut menemui jalan buntu selama lebih dari satu jam sebelum Pedro, bukan untuk pertama kalinya, mencetak gol cemerlang dari jarak jauh sebelum Gary Cahill dan Willian membuat hasilnya aman di Goodison Park.
 

Spurs akhirnya berhasil mengalahkan Arsenal 2-0, tapi tidak banyak berpengarug dengan Chelsea mengetahui bahwa sembilan poin dari sisa pertandingan melawan Middlesbrough, West Brom, Watford, dan Sunderland akan melihat pita biru melingkar di piala Liga Primer Inggris. Kekalahan Tottenham dari West Ham United melihat bahwa rentang waktu mereka untuk juara semakin dekat yang mengarah ke penobatan juara Chelsea di West Midlands.

 


(KRS)