Lolos Champions Bukan Jaminan Mudah Memikat Pemain

Gregah Nurikhsani Estuning    •    12 Mei 2018 15:19 WIB
liga inggris
Lolos Champions Bukan Jaminan Mudah Memikat Pemain
Tottenham Hotspur. (Foto: AFP PHOTO / Ian KINGTON)

London: Mauricio Pochettino mengaku manuver transfer musim panas nanti Tottenham Hotspur bakal sulit mendatangkan pemain sekali pun lolos ke Liga Champions lagi.

Ini adalah kali ketiga Spurs berhasil menembus zona Liga Champions. Perlahan tapi pasti, klub berjuluk The Lilywhites itu memang mampu mendobrak dominasi tim-tim mapan Liga Inggris.

Pemain-pemain yang direkrut Tottenham dalam satu dekade belakangan terbilang bukan pemain level teratas. Akan tetapi, konsistensi mampu ditunjukkan oleh klub London Utara tersebut, bahkan bisa mengorbitkan bintang-bintang macam Gareth Bale, Luka Modric, Kyle Walker, Harry Kane, sampai Dele Alli.

Klik: Jadwal Siaran Pertandingan Sepak Bola Hari Ini

Bertarung di panggung Liga Champions membutuhkan pemain kelas wahid dan matang. Pochettino paham betul akan hal ini, dan berencana mendaratkan bintang di bursa transfer musim panas pertengahan tahun ini.

Hanya saja, eks manajer Southampton itu merasa tidak mudah buat Spurs mendatangkan pemain. Uang menjadi faktor penting, tapi persaingan besar-besaran dana acap kali menyulitkan, dan status 'kompetitor di Liga Champions' tidak melulu menjadi jaminan.

"Pemain-pemain pastinya terbatas, seperti biasanya, nilai pasar juga terus meningkat. Beberapa musim terakhir memang sangat gila, kan?" kata Pochettino dikutip dari Sky Sports.

"Pada akhirnya memang kami mendapatkan pemain-pemain yang berkualitas. Untuk itu, butuh uang yang tak sedikit. Kami punya pemain incaran, ujung-ujungnya mereka bergabung dengan tim lain, selalu seperti itu," sambungnya.

Di sisi lain, Pochettino mengaku puas dengan performa Tottenham musim ini. Son Heung-min cs sanggup lolos ke babak 16 besar Liga Champions dan semifinal Piala FA.

"Mengalahkan Real Madrid, memuncaki klasemen babak grup Liga Champions dengan Dortmund dan Madrid di dalamnya, sangat memuaskan. Lalu menang di Stamfrod Bridge setelah 28 tahun, banyak sekali hal luar biasa," pungkasnya.

Tottenham Hotspur berpeluang finis di tangga ketiga klasemen akhir Liga Primer Inggris andai mampu meraih kemenangan melawan Leicester City. Imbang apalagi kalah, sementara di laga lain Liverpool menang, bisa membuat posisi mereka melorot ke posisi lima.

Video: Duo Red Bull Ajari Andres Iniesta Lakukan Simulasi Ganti Ban
 


(REN)


Video /