Bursa Transfer Pemain

Fred Belum Mau Pastikan Kepindahan ke Man United

Krisna Octavianus    •    04 Juni 2018 14:19 WIB
bursa transfer pemain
Fred Belum Mau Pastikan Kepindahan ke Man United
Fred saat mebela Brasil melawan Kroasia. (Foto: AFP/OLI SCARFF)

Liverpool: Gelandang Shakhtar Donetsk, Fred, belum mau angkat bicara terkait masa depannya. Ia mengatakan harus berbicara dengan agennya tentang laporan yang mengaitkan dirinya akan bergabung dengan Manchester United.

Fred dilaporkan akan menjalani tes medis di Manchester United pada hari ini, Senin 4 Juni. Biaya transfernya ke Old Trafford diperkirakan mencapai 50 juta euro atau setara dengan Rp811 miliar.

Namun, gelandang itu mengelak ketika ditanya tentang masa depannya selepas laga uji coba Brasil vs Kroasia, Minggu 3 Juni malam WIB.

"Saya akan berbicara dengan agen saya untuk mengetahui realitasnya. Saya ingin fokus hanya pada tim (Brasil) di Piala Dunia," kata Fred.

"Ini waktu yang unik, Piala Dunia. Kami harus mencoba melupakan hal-hal dari luar," lanjut Fred.

Ditekan lebih jauh pada masa depannya, Fred menambahkan: "Saya akan berbicara dengan orang-orang, bertemu teman-teman saya. Saya masih belum tahu ke mana saya pergi."

Sementara Fred belum bisa menentukan masa depannya, pelatih Brasil Tite mengatakan dia ingin masa depan para pemainnya bisa beres sebelum Piala Dunia. Itu untuk mencegah adanya gangguan dari isu-isu transfer yang bisa menggangu konsentrasi selama Piala Dunia.

"Ketika ini terjadi, dan itu tidak bisa dihindari, mereka akan datang kepada kami dan saran kami kepada mereka adalah menyelesaikan ini secepat Anda bisa. Jadi pikiran Anda kembali bersama kami dan fokus pada tim nasional," ujar Tite kepada BBC.

"Jika saya adalah seorang manajer, saya akan meminta untuk mengontraknya juga," sambungnya.

Asalkan kesepakatan berjalan seperti yang diharapkan, Fred akan menjadi penandatanganan pertama Jose Mourinho pada bursa transfer musim panas ini. 

Fred bergabung dengan Shakhtar pada 2013 dan menjadi bagian dari skuat Brasil untuk Copa America 2015.

 


(FIR)