Antonio Conte

Kombinasi Juve-Chelsea di Bawah Kepelatihan Conte

A. Firdaus    •    16 Mei 2017 15:51 WIB
juventus 2016--2017chelsea 2016--2017
Kombinasi Juve-Chelsea di Bawah Kepelatihan Conte
Pelatih Chelsea Antonio Conte (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, London: Dalam empat musim terakhir sebagai pelatih sebuah klub, Antonio Conte telah mengumpulkan empat gelar liga untuk Juventus dan Chelsea.

Kini ia menjadi pelatih Italia keempat yang pernah memenangkan gelar Liga Primer Inggris. Bahkan kepastian Chelsea merebut juara sudah ia lakukan dua pekan lebih cepat sebelum kompetisi berakhir.

Memulai kariernya sebagai juru taktik The Blues, para pencinta sepak bola Inggris tak tahu apa yang terjadi dengan klub asal London Barat ini. Dengan mengusung formasi 3-4-3, ternyata berdampak sedemikian rupa terhadap posisi Chelsea di puncak klasemen.

Klik di sini: Kabar Transfer Klub-klub Eropa pada Pekan Ini

Kemenangan telak 5-0 atas Everton di Stamford Bridge menjadi awal Chelsea mengambil alih tampuk klasemen Liga Primer Inggris. Hebatnya lagi, The Blues dibawanya meraih 13 kemenangan beruntun kala itu.

Ternyata menerapkan formasi tiga bek sejajar bukan hal baru yang dilakukan Conte. Sebab ia pernah melakukannya pada saat masih bersama Juventus dengan pola 3-5-2.

Pola yang kemudian diikuti oleh lawan-lawan Conte, yang sayangnya begitu sulit ditiru dengan hasil positif.

Klik di sini: Depay Bergaya ala Michael Jackson di French Football Awards

Lalu apa jadinya jika Conte menunjuk 11 pemain terbaik yang pernah dilatihnya saat di Chelsea maupun kala menukangi Juventus. Berikut kombinasi 11 pemain terbaik skuat arahan Conte versi Metrotvnews.com:

1. Gianluigi Buffon (kiper)
Gelar di bawah asuhan Conte: 3 kali (2012, 2013, 2014)
Masih tangguh untuk Juventus meski di usia 39 tahun. Buffon adalah salah satu pemain yang bertahan dengan walau Juventus secara paksa diturunkan ke Serie-B terkait skandal Calciopoli pada 2006.

Kini, ia mendapat ganjaran dengan menjadi salah satu tokoh kunci kebangkitan Nyonya Tua di bawah asuhan Conte. Buffon bahkan tak tergantikan ketika kursi pelatih Juve diisi Massimiliano Allegri. Buffon juga menjadi pilihan utama, ketika Conte menukangi timnas Italia pada Piala Dunia 2014.



2. Cesar Azpilicueta (Bek Tengah)
Gelar di bawah asuhan Conte: 1 kali (2017)
Menjadi sosok yang tak tergantikan di Chelsea. Terkini ia menobatkan diri sebagai pemain yang tak pernah absen membela The Blues di Liga Primer Inggris.

Padahal pria asal Basque ini datang ke Stamford Bridge sebagai bek kiri di bawah asuhan Jose Mourinho. Lalu Conte mengubahnya sebagai bek tengah.

3. Leonardo Bonucci (Bek Tengah)
Gelar di bawah asuhan Conte: 3 kali (2012, 2013, 2014)
Salah satu target Conte pada musim pertamanya bertugas di Chelsea. Bonucci menjadi pemain penting Italia selama Conte menukangi Juventus dan timnas Italia.

Salah satu bek tengah terbaik di masanya, dia adalah bek yang kuat, tegas, dan sangat cepat mengantisipasi bola dari serangan lawan. Yang menarik, Bonucci juga rajin mencetak gol.

4. Giorgio Chiellini (Bek Tengah)
Gelar di bawah asuhan Conte: 3 kali (2012, 2013, 2014)
Jika Bonucci pintar mengawal bola, Chiellini punya pengalaman menjadi salah satu bek kiri dalam kariernya. Kemudian, ia menjadi pilihan ideal Conte guna menerapkan tiga bek sejajar. Baik itu saat berada di Juve maupun di timnas Italia.

Dia merupakan pemain lain, bersama Buffon yang memilih untuk tetap bertahan bersama si Nyonya Tua saat terdegradasi ke Serie-B. Performanya menanjak setelah Conte kembali ke Turin untuk mengembalikan kejayaan Bianconeri.

5. Stephan Lichesteiner (Sayap Kanan)
Gelar di bawah asuhan Conte: 3 kali (2012, 2013, 2014)
Meski Victor Moses menjadi salah satu andalan Conte dalam menerapkan sisi sayap kanan Chelsea, Stephan Lichsteiner ternyata menjadi pemain teladan Conte di Turin.

Pemain internasional Swiss tersebut direkrut dari Lazio. Kini Lichsteiner bakal terus dikenang karena menjadi pencetak gol pertama Juventus saat menaklukkan Parma 4-1 di stadion baru mereka kala itu.

6. Marcos Alonso (Sayap Kiri)
Gelar di bawah asuhan Conte: 1 kali (2017)
Menjadi tokoh utama dalam penerapan formasi 3-4-3. Padahal sebelumnya ia merupakan salah satu pemain yang kerap dikritik karena lambannya sebagai bek kiri dan pertahahan.

Kini Alonso menjadi pelari yang rajin bergerak di sayap kiri. Baik itu dalam membantu penyerangan maupun mengemban pertahanan. Ia juga bebas bergerak di belakang striker, sehingga memberikan kontribusi yang baik ketika bekerja sama dengan Eden Hazard.

Sejauh ini Alonso telah mencetak enam gol dan tiga assist di Liga Primer Inggris. Bukan catatan yang buruk dari seorang bek.

Klik di sini: Seribu Gol Chelsea di Era Roman Abramovich

7. Andrea Pirlo (Gelandang)
Gelar di bawah asuhan Conte: 3 kali (2012, 2013, 2014)
Maestro Juventus di bawah Conte, sekarang bermain di pentas Major League Soccer untuk New York City FC. Ia pindah setelah Allegri tak menginginkannya di Turin.

Bersama Juve, Pirlo telah menyabet tiga gelar scudetto dan menjadi playmaker paling elegan di generasinya.

8. N'Golo Kante (Gelandang)
Gelar di bawah asuhan Conte: 1 kali (2017)
Setelah membantu Leicester City menjuarai Liga Primer Inggris pada musim sebelumnya, Kante pindah ke Chelsea dan menjadi salah satu pemain penting Conte.

Hasilnya, kini Kante menjadi pemain yang meraih dua gelar dalam dua musim beruntun. Tanpa Kante, formasi 3-4-3 Chelsea mungkin tidak berjalan baik.



9. Paul Pogba (gelandang)
Gelar di bawah asuhan Conte: 2 kali
Didatangkan secara cuma-cuma dari MU pada musim kedua Conte di Turin, Pogba menjadi pemain muda potensial.

Buktinya, Conte mampu mengasah Pogba menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Sehingga Juve mampu menjualnya dengan harga tertinggi ke Setan Merah.

10. Eden Hazard (Second Striker)
Gelar di bawah asuhan Conte: 1 Kali (2017)
Pemain Chelsea yang luar biasa, Hazard bersinar di bawah asuhan Conte. Dalam sistem 3-4-3, winger asal Belgia itu dibebaskan untuk mengangkat level klub dengan caranya.

Hazard lebih bermain ke dalam untuk mengacak-acak pertahanan lawan, bukan di area sisi. Alhasil, penampilannya menanjak dengan mampu mencetak 15 gol dan lima assist di semua kompetisi musim ini berjalan.

11. Carlos Tevez (Striker)
Gelar di bawah asuhan Conte: 1 kali (2014)
Meski Tevez hanya bermain semusim di bawah asuhan Conte, dia membuktikan dirinya sebagai striker sempurna untuk pelatih berkebangsaan Italia tersebut. Kerja keras, ulet, dan berani bertarung.

Tevez bangkit kembali setelah menjalani karier bersama Conte. Padahal sebelumnya ia dipaksa keluar dari Manchester City, dan membawa Bianconeri memenangi scudetto pada musim 2013--2014.

Cadangan:
Thibaut Courtois (kiper)
Andrea Barzagli (bek tengah)
Kwadwo Asamoah (sayap kiri)
Willian Borges (sayap kanan)
Arturo Vidal (gelandang)
Claudio Marchisio (gelandang)
Cesc Fabregas (gelandang)
Diego Costa (Striker)

Fabregas Jadi Penentu Kemenangan Chelsea atas Watford
 


(ACF)

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo
Jelang Napoli vs Shakhtar Donetsk

Pelatih Napoli Sejajarkan Insigne dengan Messi, Neymar dan Ronaldo

10 hours Ago

Napoli dijadwalkan bentrok kontra Donetsk untuk memainkan matchday kelima Liga Champions 2017--…

BERITA LAINNYA
Video /