Pochettino Yakin Wenger yang Terakhir di Eranya

M. Rizky Adhestian    •    10 Februari 2018 17:26 WIB
arsenal
Pochettino Yakin Wenger yang Terakhir di Eranya
Arsene Wenger dan Mauricio Pochettino. (AFP/IAN KINGTON (STR))

London: Arsene Wenger tercatat telah 21 tahun lebih menangani Arsenal. Arsitek Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menilai Wenger adalah manajer terakhir yang mampu bertahan selama itu.

Pochettino merasa Wenger bisa jadi manajer Liga Primer Inggris yang terakhir yang mampu bertahan menangani sebuah klub selama satu generasi. Pelatih asal Perancis itu saat ini menjadi manajer dengan masa menjabat terlama di Liga Primer Inggris sejak kedatangannya ke Arsenal pada Agustus 1996, menggantikan Pat Rice.

Hanya manajer Bournemouth, Eddie Howe, dan arsitek Burnley, Sean Dyche, yang berhasil bertahan lebih dari lima tahun di klubnya saat ini. Sementara itu, Pochettino yang telah bertahan tiga setengah tahun di Spurs membuatnya menempati urutan keempat.

Pada sebuah kesempatan menjelang laga derby London antara Arsenal kontra Spurs Sabtu malam ini, Pochettino memberikan komentar terkait Wenger. Ia khawatir mungkin tidak ada lagi yang bisa bertahan di sebuah klub seperti Wenger.

Klik: Wenger: Ada Kemiripan Antara Aubameyang dan Henry

Poch merasa, tren klub sepak bola di Inggris belakangan suka gonta-ganti manajer setiap kali performanya kurang memuaskan, berbeda dengan dahulu kala, di mana klub lebih 'menghormati' seorang manajer.

"Itu sulit (seperti Wenger). Dengan berbagai alasan, itu berat. Mungkin kita bicara soal Manajer terakhir yang mampu bertahan selama itu di sebuah klub," kata Pochettino dikutip Fourfourtwo.

"Para pemilik klub berbeda saat ini. Sebelumnya, Inggris mirip seperti surga untuk sepak bola. Dulu mereka sangat menghormati manajer dan bahkan waktu saya tiba di Southampton lima tahun lalu pun masih begitu."

"Tapi kini berbeda. Ketika sepak bola Inggris mulai mengikuti Eropa, mereka mulai untuk mengadaptasi budaya sepak bola Latin. Pada beberapa tahun terakhir, semua yang terjadi di Inggris mirip seperti apa yang akan terjadi di negara-negara lain di Eropa," tambahnya.

Di sisi lain, Spurs berhasil menghancurkan kutukan Wembley dengan 12 pertandingan tak terkalahkan berturut-turut di Liga Primer Inggris. Itu termasuk saat mereka mengalahkan Manchester united dengan skor 2-0. (Fourfourtwo)

Video: Andik Vermansyah Gabung Kedah FA
 


(RIZ)


Mohamed Salah Kandidat Kuat Peraih Ballon d'Or
Liverpool 2017--2018

Mohamed Salah Kandidat Kuat Peraih Ballon d'Or

4 hours Ago

Mohamed Salah adalah kandidat kuat untuk gelar Ballon d'Or jika dia mampu membawa Liverpool…

BERITA LAINNYA
Video /