Manchester City 2017--2018

De Bruyne Menengahi Kontroversi Yaya Toure dan Guardiola

M. Rizky Adhestian    •    06 Juni 2018 12:49 WIB
manchester city
De Bruyne Menengahi Kontroversi Yaya Toure dan Guardiola
Yaya Toure dan Pep Guardiola (Foto: AFP PHOTO / Paul ELLIS)

Brussels: Playmaker Manchester City, Kevin De Bruyne, angkat bicara soal kontroversi perselisihan antara Yaya Toure dan Josep Guardiola. Intinya, pemain timnas Belgia itu menganggap hal tersebut hanya salah paham.

Toure hanya mampu mengambil sedikit peran pada musim kedelapan dan tahun terakhirnya di Etihad Stadium. Padahal, The Citizens menjalani musim yang luar biasa di tahun keduanya bersama Guardiola. Mereka menyabet titel Liga Primer Inggris dan Piala Liga musim 2017--2018.

Pemain berusia 35 tahun itu hanya tampil dalam 17 pertandingan di seluruh kompetisi dengan torehan dua gol di liga domestik. Toure memang mendapat kehormatan di laga kandang terakhir City melawan Brighton and Hove Albion dengan ban kapten di lengannya, tetapi itu tidak bisa membayar musim buruknya bersama The Citizens, di mana dia bukan pilihan utama Guardiola. 

Toure tampaknya memendam kekesalan karena ditepikan Guardiola dalam dua musim terakhir. Adik Kolo Toure itu kemudian memberikan komentar kontroversial sekaligus mengejutkan dengan menyebut Guardiola tidak suka dengan pesepak bola Afrika. Itu dia katakan saat diawawancara oleh France Football.

Baca: Guardiola Enggan Tanggapi Tuduhan Yaya Toure

Toure memang diketahui tidak memiliki hubungan harmonis dengan Guardiola. Eks pemain Olympiakos itu harus merasakan dua kali "dibuang" oleh manajer berkepala plontos itu. Pertama, saat dia di Barcelona dan Guardiola yang menjualnya ke City.

Namun, De Bruyne buru-buru menepis adanya kontroversi terkait rekan dan pelatihnya di City tersebut. Menurutnya, Guardiola mengira Toure tidak cukup fit untuk mengambil banyak bagian dalam tim untuk musim 2017--2018.

"Saya tidak tahu apa yang Yaya katakan atau apakah itu disalahpahami atau dibesar-besarkan. Ketika anda tidak bermain, selalu ada sesuatu yang coba anda cari tahu," kata De Bruyne.

"Pada akhirnya, pelatih memutuskan untuk menurunkan tim yang lebih baik untuk bermain. Jadi mungkin, musim ini pelatih menganggap dia (Toure) tidak cukup membantu, belum cukup fit," sambungnya.

Masalah Guardiola dengan pemain Afrika tidak hanya Yaya Toure. Sebelumnya, dia pernah juga membuang Samuel Eto'o pada awal musim 2009--2010 dan menukarnya dengan Zlatan Ibrahimovic. Padahal Eto'o sedang bagus-bagusnya dan akhirnya membawa Inter Milan menjuarai Liga Champions pada musim itu.
 


(KRS)


Video /