Tiga Pemain Buangan Chelsea yang Bersinar di Klub Lain

Gregah Nurikhsani Estuning    •    26 November 2017 21:43 WIB
liga inggrischelsea
Tiga Pemain Buangan Chelsea yang Bersinar di Klub Lain
Roman Abramovich, pemilik Chelsea. (Foto: AFP PHOTO / Ben STANSALL)

Jakarta: Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah menunjukkan performa luar biasa musim ini (dan musim-musim sebelumnya). Satu kesamaan yang mereka miliki, yakni ketiganya merupakan mantan pemain Chelsea.

Jual beli pemain adalah hal yang biasa dalam sepak bola. Klub menjual pemain karena tidak dibutuhkan atau tak cocok dengan stretegi tim. Tidak jarang klub menjual pemainnya karena gelap mata dengan tawaran dari klub lain.

Satu hal yang mungkin kerap kali disesali oleh sebuah klub adalah ketika melepas seorang pesepak bola, baik itu dengan harga mahal atau murah, dia bersinar di klub barunya. Seakan pemain itu ingin membuktikan bahwa mereka salah telah menjualnya.
 

Baca: Hazard Heran Salah Gagal Berkembang di Chelsea


Hal itu yang bisa saja dirasakan (dan disesali) Chelsea musim ini. Tiga mantan pemainnya, Lukaku, De Bruyne, dan Salah benar-benar bermain cemerlang bagi klubnya masing-masing.

Berikut ulasan singkat Metrotvnews.com mengenai tiga pemain buangan Chelsea yang bersinar musim ini:

Romelu Lukaku:

Striker Manchester United ini telah mengemas 12 gol di arena kompetitif sepanjang musim 2017--2018 dari 20 kali bertanding. Soal kualitasnya di atas lapangan, Lukaku sudah diprediksi sejak lama.

Penyerang berkebangsaan Belgia itu memulai karier junior di Rupel Boom FC dari 1999 sampai 2003. Ia kemudian hijrah ke KFC Wintam selama satu tahun sebelum akhirnya menjajaki klub yang lebih profesional, Lierse.

Raksasa Belgia, Anderlecht, melihat bakatnya dan tanpa ragu meminangnya saat usia Lukaku baru menginjak 13 tahun. Kala itu, ia sudah dihargai 400 ribu euro atau setara Rp6 miliar.

Singkat cerita, Chelsea membelinya musim 2011--2012 dengan mahar 15 juta euro. Angka yang sangat mahal mengingat usia Lukaku belum genap 18 tahun.

The Blues meminjamkannya ke West Bromwich Albion setahun berselang agar bisa beradaptasi lebih baik di Liga Primer Inggris. Performanya di West Brom luar biasa untuk seorang pemain muda, yakni 17 gol dan tujuh assists dari 38 pertandingan selama satu musim.

Sayang, ia belum dipercaya oleh Chelsea meski punya masa depan karier yang sangat menjanjikan. Tim London Barat itu lebih mengandalkan pemain depan yang sudah matang seperti Didier Drogba atau Salomon Kalou ketika itu.

Alhasil, pada 2013, Lukaku kembali 'disekolahkan' di Everton selama satu musim dan The Toffees membelinya secara permanen setahun kemudian dengan nilai transfer mencapai 35,36 juta euro.
 

Baca: Salah Terus Tampil Bagus, Liverpool Bisa Sukses


Empat tahun membela The Toffees, adik Jordan Lukaku itu merasa sudah waktunya kembali bermain di klub besar. Manchester United menjadi pilihannya. Tidak tanggung-tanggung, uang 84,70 juta euro rela digelontorkan Setan Merah untuk merekrutnya ke Old Trafford.

Kini, ia menjelma menjadi salah satu striker paling tajam di dunia. Andai Chelsea bisa lebih bersabar dan memberikan menit bermain lebih banyak, mungkin saat ini akan lain ceritanya.

Kevin De Bruyne

Berusia dua tahun lebih tua ketimbang Lukaku, De Bruyne juga punya kisah nyaris serupa dengan kompatriotnya itu. Didatangkan Januari 2012, playmaker Manchester City itu lebih sering dipinjamkan ke klub-klub lain karena sulit bersaing.

Chelsea mendatangkan De Bruyne dari KRC Genk dengan dana mencapai 8 juta euro, tapi langsung dipinjamkan lagi ke Genk di musim yang sama. Akhir musim, De Bruyne kembali ke Stamford Bridge dengan harapan membumbung tinggi.

Harapan tinggal harapan, Chelsea yang pada musim 2012--2013 masih diperkuat Frank Lampard, Juan Mata, Eden Hazard sampai Oscar belum melihat De Bruyne sebagai gelandang yang layak bersaing di lini tengah. Manajemen klub akhirnya meminjamkannya ke Werder Bremen.

Di klub Bundesliga Jerman itu, kepiawaiannya sebagai playmaker terlihat. Dari 34 penampilan di semua kompetisi, De Bruyne berhasil melesakkan 10 gol dan 10 assists dalam satu musim.

Tanpa disangka, Chelsea sama sekali tak melirik potensi luar biasa yang dimiliki oleh De Bruyne. Kembali dari Bremen, tepatnya musim 2013--2014, manajemen klub malah menjualnya ke Vfl Wolfsburg dengan dana mencapai 22 juta euro.

Manchester City kemudian membelinya usai De Bruyne menghabiskan dua musim bersama Wolfsburg. Kini, ia menjelma menjadi salah satu motor serangan terbaik di Eropa, bahkan di dunia.

Mohamed Salah

Ketika Salah dibeli Chelsea dengan dana mencapai 16,5 juta euro pada Januari 2014 dari FC Basel, banyak yang berharap pemain asal Mesir itu bisa menjadi tandem yang pas bagi Hazard, Oscar, atau Lampard di lini tengah. Sayang, itu semua tak pernah terjadi.

Winger berusia 25 tahun itu memang akhirnya tetap berseragam Chelsea selama satu tahun, yakni mulai pertengahan musim 2013--2014, sampai pertengahan 2014--2015. Tapi, tak semulus yang diharapkan.

Ketidakcocokan gaya bermain tim-tim Liga Primer Inggris dengan Salah disinyalir menjadi penyebabnya. Untuk itu, Chelsea lantas meminjamkannya ke Fiorentina selama setengah musim, yang mana performanya tidak buruk-buruk amat, yakni mencetak sembilan gol dan empat assists dari 26 pertandingan.

Hanya saja, catatan tersebut tak mambuat Chelsea tertarik sedikit pun. Kembali dari Fiorentina, Salah dipinjamkan lagi, kali ini ke AS Roma, klub yang akhirnya mempermanenkan status Salah setahun berselang dengan mahar 15 juta euro 'saja'.
 

Baca: Mertens Akui Sempat Memikirkan Pindah ke Barcelona


Selang satu musim, Liverpool membeli Mohamed Salah dengan uang nyaris tiga kali lipat dari harga yang dibayarkan Roma ke Chelsea, yakni 42 juta euro. Bagaimana performanya di Liverpool? Tengok saja 15 gol dan empat assist yang telah ia bukukan dari hanya 20 penampilan perdananya bersama The Reds.

Terakhir, ia mencetak gol ke gawang bekas klubnya, Chelsea. Ia tidak merayakan gol tersebut. Usai laga, ia bercengkrama dengan Hazard, sahabat baiknya yang menilai jika Salah tidak diberikan cukup kesempatan oleh The Blues.

"Dia masih teman saya, kami masih melakukan kontak. Dia adalah pemain top. Salah tidak mendapatkan kesempatan di Chelsea, tapi kami semua tahu, dia punya kualitas, striker fantastis dan di musim ini banyak gol yang ia koleksi," ucap Hazard.

"Dia tidak mendapat kesempatan (di Chelsea). Mungkin karena manajer? atau mungkin karena pemain lain, saya tidak tahu kenapa," sambungnya lagi.

Video: Indonesia Bungkam Guyana 2-1
 


(KRS)

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%
Jelang Chelsea vs Barcelona

Hadapi Barcelona, Chelsea Harus Tampil 120%

57 minutes Ago

Pelatih Chelsea Antonio Conte tidak memungkiri bahwa laga melawan Barcelona akan jadi laga yang…

BERITA LAINNYA
Video /