Chelsea 2016--2017

Conte: Musim Ini akan Menjadi Tahun Terberat dalam Karier Saya

Krisna Octavianus    •    05 Agustus 2017 15:32 WIB
chelsea 2017--2018
Conte: Musim Ini akan Menjadi Tahun Terberat dalam Karier Saya
Antonio Conte (Foto: mirror)

Metrotvnews.com, London: Antonio Conte khawatir musim depan akan menjadi yang terberat dalam karier manajerialnya. Pelatih Chelsea sejauh ini telah membuat transisi yang luar biasa dari gelandang legendaris menjadi pelatih yang inspirasional.

Conte merebut tiga gelar di Juventus, mengilhami tim nasional Italia tampil apik di Piala Eropa 2016. Dia juga mengangkat gelar Liga Primer Inggris musim lalu dalam kampanye debutnya di Inggris.

BACA: Timnas U-19 Berencana Menjajal Kekuatan PSS Sleman

Namun, dengan kepergian beberapa pemain dan tim saingannya mulai mendatangkan pemain baru dengan dana besar, Conte sangat menyadari bahwa tim-tim lain akan menyerang balik.

Dia telah mengasingkan striker Diego Costa yang merupakan andalan dalam beberapa musim terakhir. Lalu, dia juga membiarkan gelandang menjanjikan Nathaniel Chalobah dan Ruben Loftus-Cheek untuk keluar dengan status pinjaman. Satu nama lain yang dijual adalah Nemanja Matic ke Manchester United.

Menjelang Community Shield besok melawan Arsenal di Wembley, Conte mulai merasakan tekanan yang berat. Dia memprediksi, musim 2017--2018 akan menjadi tahun terberatnya menjadi dalam karier sebagai pelatih.

"Yang pasti, bagi saya, ini musim yang paling sulit dalam karier saya. Saya yakin tentang ini," katanya. 

"Saya tidak punya banyak waktu untuk menjelaskan banyak alasan ini. Tapi saya yakin tentang ini. Saya memiliki persepsi ini dan saya harap saya telah melakukan kesalahan," lanjutnya.

"Di Inggris, tekanannya tinggi dan Anda harus hidup dengan tekanan itu. Di Inggris, liga kuat, terkuat di dunia. Anda memiliki enam tim yang siap bertarung dan memenangi gelar juara. Tapi hanya satu tim yang bisa menang. Tidak akan mudah. Tapi kami mencoba melakukan ini," sambungnya.

Conte mengakui kekhawatirannya adalah dia bisa mengikuti jejak Jose Mourinho dan Claudio Ranieri. Keduanya kehilangan pekerjaan setelah gagal mengangkat performa tim usai membawa tim yang dilatihnya menjadi juara musim sebelumnya.

Mungkin belajar dari kesalahan Mourinho, Conte justru memuji para pemainnya. Dia yakin para pemainnya akan tetap berusaha membuat The Blues menjadi tim terbaik di Inggris. Di satu sisi, dia merasa tekanan adalah "temannya" dan dia siap menghadapinya.

"Saya sangat senang memiliki mereka semua karena komitmen mereka, tingkat pekerjaan yang mereka tunjukkan setiap hari sangat fantastis. Saya harus senang, senang bekerja dengan tim ini. Saya yakin akan komitmen mereka, saya yakin mereka ingin memperbaiki diri, saya yakin mereka ingin bekerja lebih keras dari musim lalu. Saya yakin akan hal ini," ujarnya.

"Jika saya tidak merasakan tekanannya, maka saya menahan diri di bawah tekanan. Itulah hidupku. Tekanan itu membantu saya memberikan yang terbaik, 120 persen," pungkasnya.

 


(KRS)

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions
Liga Champions 2017--2018

Pique Berharap Jumpa City di Liga Champions

1 day Ago

Bek Barcelona Gerard Pique berharap timnya bisa bertemu Manchester City di Liga Champions musim…

BERITA LAINNYA
Video /