Conte Dipecat Chelsea

Akhir Karier Conte di Chelsea

Achmad Firdaus    •    13 Juli 2018 17:59 WIB
antonio contechelsea
Akhir Karier Conte di Chelsea
Antonio Conte (Foto: AFP PHOTO / Geoff CADDICK)

Jakarta: Chelsea akhirnya mengonfirmasi rumor yang menyebut mereka telah memecat Antonio Conte. Lewat pernyataan resmi di situs resmi, Chelsea mengatakan telah resmi berpisah jalan dengan pelatih asal Italia yang memberikan gelar Liga Primer Inggris dan Piala FA selama dua musim pengabdiannya.

"Kami mendoakan kesuksesan untuk karier Antonio (Conte) di masa depan," demikian keterangan pers yang dirilis Chelsea di situs resmi klub.

Keputusan Chelsea mendepak Conte cukup mengejutkan mengingat mantan pelatih Italia itu sudah berada di London untuk memimpin sesi latihan pramusim sejak pekan lalu. 
 

Baca: Antiklimaks Berbau tak Sedap


Conte mengabdi selama dua tahun sejak direkrut pada 2016. Selama periode tersebut, prestasi yang ditorehkan pelatih 48 tahun tersebut terbilang cukup bagus.

Pada musim pertamanya, Conte langsung sukses membawa Chelsea merebut titel Liga Primer Inggris 2016--2017. Pada musim itu, ia bahkan membawa Chelsea mencatatkan rekor  30 kemenangan di laga Liga Primer, sebelum akhirnya dipecahkan Manchester City yang meraih 32 kemenangan di Liga Primer Inggris musim lalu.


(Antonio Conte langsung meraih trofi Liga Primer di musim pertamanya. Foto: AFP PHOTO / Ben STANSALL)
 
Tak hanya itu, Conte juga mencatatkan rekor 13 kemenangan beruntun, atau terbanyak dalam sejarah Chelsea.

Selama era kepelatihannya, Conte telah memainkan 106 pertandingan dengan catatan 69 kali menang, 20 imbang dan hanya 17 kali kalah.

Rasio kemenangannya di ajang Liga Primer Inggris mencapai 67,1%. Catatan tersebut lebih baik dari pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson yang mencatatkan rasio kemenangan 65,2% selama membesut Setan Merah. Rasio kemenangan Conte hanya kalah dari Josep Guardiola yang mencatatkan rasio 72,8% bersama Manchester City.

Terlepas dari statistik di atas, Chelsea sudah mengambil keputusan. Mereka memilih berpisah jalan dengan Conte meski konsekuensinya harus membayar klausul pemutusan kontrak, karena Conte masih menyisakan satu tahun dalam kontraknya.

Lantas, apa yang membuat manajemen Chelsea mengambil keputusan memecat Conte? Apa cuma karena ia gagal mengantar Chelsea tampil di Liga Champions musim ini? Padahal, pada musim ini ia sukses membawa Chelsea tampil sebagai juara Piala FA usai mengalahkan Manchester United besutan Jose Mourinho di final.


(Sukses meraih Liga Primer di musim pertama, Conte meraih trofi FA Cup di musim keduanya. Foto: AFP PHOTO / Ian KINGTON)

Menurut isu yang berembus, bos besar Chelsea Roman Abramovich tidak senang dengan sikap Conte yang kerap mengeluh karena klub tidak dapat memenuhi keinginannya perihal perekrutan pemain.

Taipan minyak Rusia itu bahkan kabarnya sudah memiliki sosok pengganti Conte yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Sosok tersebut isunya adalah Maurizio Sarri, mantan pelatih Napoli.
 

Baca juga: Madrid Siapkan Dana Fantastis untuk Hazard


Abramovich kepincut pada Sarri karena kesuksesannya membawa Napoli bersaing di papan atas Serie A. Selama tiga tahun karier kepelatihannya San Paolo, Sarri membawa Napoli finis di posisi dua, tiga dan dua -- di bawah Juventus.

Jika pada akhirnya Sarri ditunjuk sebagai pelatih baru Chelsea, maka, pria Italia tersebut akan jadi pelatih full-time kesembilan yang direkrut Abramovich sejak ia mengakuisisi Chelsea pada 2003.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Menyusuri Keindahan Kota Terindah di Dunia, St. Petersburg, #SalamdariRusia



(ACF)


Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or
Timnas Prancis

Deschamps Berharap Pemain Prancis Raih Ballon d'Or

4 hours Ago

Meski demikian ia percaya pemenang Ballon d'Or dalam 10 edisi sebelumnya, Lionel Messi dan …

BERITA LAINNYA
Video /